Kamis | 21 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Siapa Sangka, Tumpangan Gratis Itu Membuat Siswi SMA Ini Alami Kejadian Mengerikan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kupang – Akibat penderitaan yang dialaminya, siswi SMA di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial VNL (18), ini melaporkan peristiwa pemerkosaan dan penganiayaan yang dialaminya ke kepolisian setempat.

Kepada polisi, VNL melaporkan seorang pria tak dikenal (orang tak dikenal/OTK) yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat tak bernomor polisi sebagai pelakunya.

Loading...

“Kasusnya sudah dilaporkan ke kami dengan laporan polisi nomor: Lp/B/38/III/2020/Sek Kuteng, yang terjadi pada hari Jumat tanggal 6 Maret 202. Saat ini dalam proses penyelidikan,” ungkap Pejabat Humas Polres Kupang Aipda Randy Hidayat, saat diwawancarai Kompas.com, Senin, 9 Maret 2020.

Menurut Randy, peristiwa nahas itu berawal saat VNL berangkat ke sekolah untuk melunasi uang SPP, guna mengikuti ujian sekolah.

Saat sedang menunggu angkutan umum, VNL dihampiri seorang pemuda dan menawarkan jasa ojek.

“Mendengar tawaran dari pelaku tak dikenal itu, korban sempat menolak dengan alasan tak mempunyai uang untuk membayar jasa ojek,” ungkap Randy.

Loading...

Namun, lanjut Randy, pelaku terus memaksa dan mengaku tak akan memungut bayaran sepeser pun.

Karena ditawari tumpangan gratis, korban lalu mengikuti pelaku.

Ketika dalam perjalanan menuju sekolah, pelaku membelokan sepeda motornya ke area pekuburan wilayah Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang.

Kepada korban, pelaku beralasan membersihkan kuburan neneknya. Ia berjanji mengantar korban ke sekolah setelah membersihkan kuburan.

Saat tiba di tempat sepi, pelaku langsung menyeret korban ke semak-semak.

Dengan sekuat tenaga, korban melakukan perlawanan. Namun, tak bisa sehingga kemudian diperkosa.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku mendorong korban ke jurang hingga korban mengalami patah tulang di tangan kiri.

Setelah korban kesakitan, pelaku lalu menarik paksa korban untuk menaiki motornya.

“Korban dipaksa untuk pulang kembali. Korban lalu menuruti kemauan pelaku,” kata Randy.

Ketika dalam perjalanan pulang atau tepatnya dekat permukiman warga, korban kemudian nekat melompat dari motor dan meminta bantuan warga setempat.

Melihat itu, pelaku lantas melarikan diri. Warga berusaha untuk mengejar, namun tak berhasil.

“Kasus itu sudah diaporkan ke Polsek Kupang Tengah oleh korban dan keluarganya. Saat ini proses hukum masih dilakukan,” kata Randy. (tribunnews.com)





Loading...
Loading...