Rabu | 28 Oktober 2020 |
×

Pencarian

TEKNOLOGI

Tanggulangi Karhutla, Panglima TNI Dan Kapolri Coba Aplikasi Lancang Kuning Nusantara

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz meresmikan penggunaan Aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara secara serentak di seluruh Indonesia. Launching digelar di Balai Serindit Kompleks Gubernuran Riau, Pekanbaru, Riau, Senin, 9 Maret 2020.

Aplikasi Lancang Kuning Nusantara ini merupakan hasil karya Polda Riau bertujuan untuk penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) setiap tahun rutin terjadi. Khususnya di 11 provinsi di Indonesia.

Loading...

Selain Idham Aziz dan Hadi Tjahjanto, juga hadir Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Doni Monardo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong, Gubernur Riau Syamsuar, serta 11 kapolda wilayahnya rawan karhutla selama ini.

Panglima TNI mengatakan, aplikasi ini sangat penting dimiliki wilayah-wilayah yang setiap tahun mengalami kebakaran hutan dan lahan. Namun aplikasi ini tidak bisa berjalan efektif tanpa ditindaklanjuti dengan dua hal pokok.

“Kedua hal itu, setelah kita mengetahui deteksi dini melalui aplikasi tadi, kemudian kita informasikan ke lapangan untuk kita identifikasi, apakah kebakaran hutan atau titik api itu terjadi dimana dan memang menjadi api atau panas sehingga wilayah bisa melaporkan kembali ke posko benar adanya. Seandainya itu adalah titik api, segera dilakukan koordinasi eksekusi dengan pemadaman api menggunakan pesawat terbang ataukah pemadaman lewat darat menggunakan pompa-pompa air,” katanya.

Sementara itu, Kapolri mengatakan, aplikasi Lancang Kuning Nusantara merupakan terobosan dan inovasi dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam penanganan Karhutla di Riau. Ini tak terlepas dari atensi Presiden Joko Widodo agar setiap titik api dan setiap Karhutla segera dilakukan pemadaman dengan cepat, tepat dan efektif.

Loading...

“Di Riau ini aplikasi Lancang Kuning sudah berjalan dan mumpuni menekan ancaman Karhutla, karena seluruh petugas dapat dikendalikan melalui satu komando,” jelasnya.

Tak hanya itu, Kapolri di depan Panglima TNI serta tamu undangan lainnya blak-blakan menyatakan apa dilakukan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, pantas diapresiasi. “Izin Panglima, Saya akan cari jabatan terbaik untuk Kapolda Agung setelah ini. Jika berprestasi, saya kasih reward, begitu juga sebaliknya,” kata Kapolri berjanji.

Peresmian aplikasi Lancang Kuning Nusantara ditandai dengan penekanan tombol bersama. Selanjutnya Panglima dan Kapolri melakukan komunikasi dengan petugas di lapangan melalui aplikasi yang baru saja di-launchin. (sindonews.com)

Loading...
Loading...