Minggu | 29 Maret 2020 |
×

Pencarian

PASAR

Usai Tembus Rekor Tinggi, Emas Antam Turun Level Rp877.000/Gram

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Usai sempat tembus rekor tertinggi pada perdagangan, Sabtu kemarin dimana menyentuh level Rp877.000/Gram. Kini pada sesi awal pekan, harga emas dan buyback PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) melorot.

Dikutip dari laman resmi Logammulia.com, Senin, 23 Maret 2020 harga emas jatuh Rp9.000 menjadi Rp868.000/gram dari sesi sebelumnya yang sempat meroket ke Rp877.000 per gram.

Loading...

Hal serupa juga terjadi pada harga buyback yang anjlok Rp11.000 hingga Rp780.000 per gram dari sesi kemarin Rp769.000/gram.

Selanjutnya emas dengan ukuran 0,5 gram dihargai sebesar Rp451.000 sedangkan pada ukuran 2 gram dibanderol Rp1.636.000. Harga emas 3 gram dipatok pada posisi Rp2.434.000 untuk mengiringi emas ukuran 5 gram seharga Rp4.039.000.

Selanjutnya emas dengan ukuran 0,5 gram dihargai sebesar Rp463.000 sedangkan pada ukuran 2 gram dibanderol Rp1.684.000. Harga emas 3 gram dipatok pada posisi Rp2.506.000 untuk mengiringi emas ukuran 5 gram seharga Rp4.159.000.

Sementara harga emas 10 gram dijual Rp8.230.000 ketika ukuran emas 25 gram dijual Rp20.412.500 pada perdagangan hari ini. Harga emas 50 gram dihargai sebesar Rp40.705.000 saat emas 100 gram dijual dengan harga sebesar Rp81.290.000.

Loading...

Harga emas 250 gram mencapai Rp202.837.500 dengan emas ukuran 500 gram dihargai Rp405.375.000. Ada juga ukuran 1.000 yang dijual mencapai Rp810.600.000 dengan kecenderungan meroket. Posisi harga beli emas Antam di Pulogadung juga diperdagangkan melorot.

Di sisi lain harga emas dunia jatuh di tengah rentetan stimulus dari bank sentral global dalam memerangi dampak virus corona terhadap perekonomian. Harga emas di pasar spot pada perdagangan Senin terpantau turun 0,7% menjadi USD1.487,83 per ons pada pukul 01.01 GMT.

Sedangkan sebelumnya harga logam naik sebanyak 3,1% pada hari Jumat, kemarin sebelum gelombang stimulus fiskal dan moneter dari bank sentral di seluruh dunia. Sementara harga emas AS menanjak naik sebesar 1% di posisi USD1.499,50 per ons. (sindonews.com)

Loading...
Loading...
×