Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

BENGKALIS

Dua Kali Rapid Test, Balita Berstatus PDP Covid-19 Asal Sungai Pakning Dinyatakan Negatif dan Sudah Pulang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis, – Seorang Balita berstatus PDP asal Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dinyatakan negatif terinfeksi Covid-19 dan sudah dipulangkan oleh dokter spesialis anak yang merawatnya.

Hal ini disampaikan oleh Kadis Kominfotik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Safri kepada awak media, Sabtu 11 April 2020.

Loading...

“Benar, Balita PDP Covid-19 asal Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis memang dinyatakan negatif terinfeksi dan sudah dipulangkan oleh dokter spisialis anak yang merawatnya,” ujar Johansyah melalui pesan WhatsApp-nya.

Selanjutnya, Johansyah menerangkan bahwa berdasarkan penjelasan resmi dari Kadiskes Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra TH, yang bersangkutan sudah dipulangkan oleh dokter sepesialis anak yang merawatnya setelah melewati 14 hari sejak 25 Maret 2020 dan setelah dilakukan rapid test ke-2 yang hasilnya negatif serta tidak ada keluhan, ujar Johansyah menerangkan.

Dikatakan Johansyah lagi, mengutip penjelasan dari Ersan dan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Bengkalis Alwizar mengatakan bahwa sesuai keterangan tenaga medis di Klinik Pratama PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning, bahwa awalnya pasien berobat ke IGD Klinik Pratama Pertamina Sungai Pakning pada tanggal 25 Maret 2020 yang lalu, dengan keluhan berupa demam, batuk dan pilek.

Kemudian, pasien yang baru pulang dari Padang Sumatera Barat tersebut, pada tanggal 26 Maret 2020 kembali datang berobat ke poli umum Klinik Pratama Pertamina Sungai Pakning dengan keluhan yang sama.

Loading...

Lalu, kembali berobat pada tanggal 30 Maret 2020, dengan keluhan demam, batuk, dan sesak. Selanjutnya, pada tanggal 31 Maret 2020 pasien dikonsulkan ke RS Pertamina Dumai dan di diagnosa Bronchopneumonia dengan PDP ringan oleh dokter spesialis anak.

Pada tanggal 1 April 2020 dilakukan rapid test pertama dengan hasil negatif dan diperbolehkan pulang untuk melakukan isolasi di rumah selama 14 hari.

Lalu pada tanggal 2 April 2020 pasien kembali dibawa ke IGD Klinik Pratama Pertamina Sungai Pakning dengan keluhan sesak dan batuk.

Lalu pasien dirujuk lagi ke RS Pertamina Dumai dan dirawat dari tanggal 2 sampai 8 April 2020.

Pada tanggal 3 April 2020 dilakukan test Swab pertama, dan tanggal 04 April 2020 dilakukan lagi test Swab yang ke 2.

Selanjutnya Johansyah mengatakan, berdasarkan keterangan Ersan dan Alwizar, selama perawatan 7 hari kondisi pasien terus membaik. Tanggal 08 April status PDP masuk hari ke-14, karena pasien dihitung berstatus PDP pada tanggal 25 Maret 2020. Lalu pada tanggal 10 April 2020 dilakukan rapid test ke-2 dan hasilnya juga negatif, ” ujar Johansyah mengutip keterangan Ersan dan Alwizar. (juny)

Loading...
Loading...