Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

HEADLINE

Enam Kegiatan di Sekda Kuansing Rugikan Negara 10 Miliar, Kejaksaan Tetapkan 5 Tersangka

MEDIAKEPRI.CO.ID, Teluk Kuantan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing) akhirnya menetapkan 5 tersangka atas perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sekretariat Daerah (Sekda), Rabu, 1 April 2020.

Ada enam kegiatan di anggaran belanja barang dan jasa di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kuantan Singingi tahun anggaran 2017 yang bersumber dari APBD Kabupaten Kuantan Singingi tahun anggaran 2017.

Loading...

Penetapan kelima tersangka tersebut atas perkara dengan kerugian negara sebesar Rp10.462.264.516, disampaikan langsung Kajari Kuansing Hadiman didampingi Kasi Intel Kicki Arityanto, Kasi Pidsus Gempa Awaljon Putra, Kasi Pidum Samsul Sitinjak, Kasubagbin Jefri Hardi, Kasi Datun Carlo Romulo Lumban Batu, dan Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Doni Saputra SH kepada awak media saat jumpa pers di ruangan Expose Kejari Kuansing

Lebih lanjut Hadiman mengatakan bahwa ditetapkannya 5 orang tersangka tersebut atas perkara dugaan tindak pidana korupsi dari enam kegiatan antara lain sebagai berikut,

  • Kegiatan dialog atau dengan tokoh-tokoh masyarakat pimpinan atau anggota organisasi sosial dan masyarakat
  • Penerimaan kunjungan kerja pejabat negara/departemen/lembaga pemerintahan nondepartemen/luar negeri
  • Rapat koordinasi unsur Muspida
  • Rapat koordinasi pejabat pemerintah daerah
  • Kunjungan kerja/inspeksi kepala daerah/wakil kepala daerah
  • Penyediaan makanan dan minuman dalam ( rutin).

Kejari Kuansing mengatakan kelima orang tersangka tersebut adalah berinisial MHL, MS, VA, HH, dan YH. Mereka melaksanakan kegiatan dan menyalahgunakan uang tersebut bukan peruntukannya sesuai dengan DPA dan DPPA yaitu sebesar Rp 13.300.600.000, yang mana realisasi penggunaan anggaran dari 6 kegiatan tersebut sebesar Rp 13.209.590.102. Sedangkan anggaran real yang telah dikeluarkan hanya sebesar Rp. 2.449.359.263, ditambah pajak sebesar Rp 357.930.313, maka dari itu terdapat selisih bayar atau kerugian negara sebesar Rp 10.462.264.516.

“Maka kami Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menetapkan 5 tersangka disangkakan melanggar pasal 2 ayat 1, Jo pasal 3, Jo pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman an-nur pasal 2 ayat 1 paling singkat pidana penjara selama 4 tahun paling lama 20 tahun denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak 1 miliar rupiah”, ucap Kajari Kuansing Hadiman SH MH

Loading...

Hadiman juga menjelaskan Kelima tersangka itu, masing-masing MHL. Pada perkara tersebut selaku Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing dan selaku pengguna anggaran (PA) pada enam kegiatan tersebut. Lalu MS pada perkara ini, selaku Kepala Bagian Umum Setda Kuansing dan selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada 6 kegiatan itu, VA.

Pada perkara ini, kata Hadiman, selaku Bendahara Pengeluaran Rutin Setdakab Kuansing enam kegiatan tersebut, kemudian HH. Pada perkara tersebut selaku Kasubag Kepegawaian Setdakab Kuansing dan selaku PPTK terhadap kegiatan tersebut.

Dan tersangka terakhir adalah YH. Dalam perkara tersebut, selaku Kasubag Tata Usaha Setdakab Kuansing dan PPTK terhadap kegiatan makanan dan minuman (rutin) pada Setdakab Kuansing tahun 2017.

“Untuk kelima tersangka ini kami kejari kuansing akan segera melakukan penahanan sembari melengkapi pemberkasan saksi-saksi,” singkat Kejari Kuansing. (depriandi)

Loading...
Loading...