Minggu | 29 November 2020 |
×

Pencarian

HEADLINE

Hasil BTKLPP, 3 Calon Perwira Polri dan 4 ASN serta Seorang TKW di Batam Positif Covid-19

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, ada delapan orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari delapan orang yang merupakan kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 tersebut, tiga orang merupakan anggota Polri yang mengikuti pendidikan, empat orang aparatur sipil negara (ASN) dan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Loading...

Berikut riwayat perjalanan penyakit dari pasien terkonfirmasi tersebut:

Untuk tiga pasien diawal yang merupakan anggota Polri yakni berinisial ISA (31), RHP (33) dan HS (35). Mereka beralamat di Kawasan Perumahan Batam Centre, Kecamatan Batam Kota.

Yang bersangkutan semua tersebut diatas merupakan siswa SIP dari SETUKPA Lemdiklat Polri yang baru tiba di Batam. Mereka langsung di karantina di RS Bhayangkara Batam.

Perlu diketahui pada saat masih di Sukabumi, mereka semuanya telah dilakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) dengan hasil Non Reaktif. Kemudian pada saat karantina di RS Bhayangkara Batam kembali dilakukan RDT tersebut dengan hasil “Reaktif”.

Loading...

Berdasarkan hasil Rapid Diagnostic Test (RDT) tersebut, selanjutnya kepada mereka semua dilakukan pemeriksaan sample Swab yang hasilnya diperoleh hari ini dengan kesimpulan “Positif”.

Saat ini kondisi yang bersangkutan semuanya dalam keadaan baik dan stabil, serta sedang proses persiapan untuk dilakukan perawatan diruang isolasi Rumah Sakit rujukan Galang guna penanganan medis lebih lanjut.

Berikutnya, seorang wanita berinisial LLP (48) yang beralamat di Kawasan Perumahan Batam Centre, Kecamatan Batam Kota. Ini merupakan kasus baru No.22 Kota Batam. Perlu diingat kasus ini berkaitan erat dengan kasus 08, yang merupakan Cluster kantor dimana ASN yang bersangkutan tersebut bertugas.

Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik dan stabil, serta sedang proses persiapan untuk dilakukan perawatan diruang isolasi RSUD Embung Fatimah Kota Batam guna penanganan medis lebih lanjut.

Selanjutnya adalah seorang laki-laki berinisial I (52) beralamat di Kawasan Perumahan Baloi Kecamatan Lubuk Baja. Ini merupakan kasus baru No 23 Kota Batam. Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dinas ke Jakarta pada pertengahan Maret 2020, dan sepulangnya dari Jakarta melakukan aktivitas rutin pekerjaan seperti biasanya di Batam.

Kemudian pada tanggal 03 April 2020 melakukan RDT dengan hasil “Reaktif” dan ditetapkan sebagai ODP dengan isolasi mandiri di rumah dinasnya. Keesokan harinya, ia kembali dilakukan RDT dengan hasil masih “Reaktif”.

Berdasarkan hasil tersebut kemudian dilakukan pengambilan sample swab yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan kesimpulan “Positif”.

Saat ini yang bersangkutan masih melakukan isolasi mandiri dirumah dinasnya dalam keadaan sehat dan stabil tanpa mengalami gangguan kesehatan apapun.

Seorang perempuan berinisial TS (52) beralamat di Kawasan Perumahan Bengkong, Kecamatan Bengkong. Ini merupakan kasus baru No.24 Kota Batam. Kasus ini pun berkaitan erat dengan kasus 08, yang merupakan Cluster kantor dimana ASN yang bersangkutan tersebut bertugas.

Saat ini kondis yang bersangkutan dalam keadaan baik dan stabil. Dan saat ini telah dilakukan perawatan diruang isolasi RSUD Embung Fatimah Kota Batam guna penanganan medis lebih lanjut.

Terkonfirmasi berikutnya adalah seorang perempuan berinisial EM (56) beralamat di Kawasan Perumahan Muka Kuning Kecamatan Sei Beduk, ini merupakan kasus baru No.25 Kota Batam.

Kasus ini pun berkaitan erat dengan kasus 08, yang merupakan Cluster kantor dimana ASN yang bersangkutan tersebut bertugas. Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baikdan stabil,da ntelah dilakukan perawatan diruang isolasi RSBP Batam gunap enangananmedislebih
lanjut.

Terkonfirmasi berikutnya adalah seorang perempuan berinisial LM (37). Ia seorang tenaga Kerja Wanita (TKW) Singapore. Ia beralamat di Kawasan Perumahan Batam Centre, Kecamatan Batam Kota. Yang bersangkutan merupakan TKW di Singapura yang baru kembali ke Batam pada tanggal 20 Januari 2020. Dan pada tanggal 10 April 2020, ia merasa demam yang disertai batuk dan sesak nafas. Kemudian dibawa berobat ke salah satu RS Swasta di bilangan Batam Centre dan dirawat diruang isolasi rumah sakit tersebut.

Selanjutnya dilakukan RDT dengan hasil “Reaktif”. Dan pada keesokan harinya, dilakukan pengambilan swab yang hasilnya telah diperoleh, pada saat ini terkonfirmasi “Positif” dan ditetapkan sebagai kasus baru No.26 Kota Batam. Perlu diketahui sampai saat ini yang bersangkutan masih dalam perawatan diruang isolasi rumah sakit tersebut dengan kondisi stabil.

Tim kami, saat ini sedang terus melakukan proses contact tracing terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak dengan kasus tersebut diatas. HM RUDI (kmg)

Loading...
Loading...