Minggu | 17 Januari 2021 |
×

Pencarian

PENDIDIKAN KESEHATAN

Jika Terjangkit Corona: Ikuti Prosedur Kesehatan dan Fokus untuk Sembuh

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Universitas Brawijaya (UB) Malang mengajak Rhesa Haryo Wicaksono (22), pasien sembuh Covid-19 untuk turut mengedukasi masyarakat. Rhesa adalah mahasiswa Fakultas Teknik UB yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 oleh Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Rhesa yang saat ini sedang menjalani masa isolasi mandiri (self isolation) mengatakan, bahwa Covid-19 bukan penyakit aib. Namun sebuah wabah yang semua orang bisa tertular. Karena itu, Resha berpesan pada PDP (Pasien Dalam Pengawasan), suspect dan yang positif untuk tidak panik. Terpenting konsentrasi untuk sembuh dan tidak terlalu memikirkan pandangan masyarakat.

Loading...

“Bagi yang dirawat di rumah sakit ikutilah prosedur petugas kesehatan dan fokus sembuh aja. Untuk yang sehat jangan takut sama yang sedang dalam pengawasan. Ikuti prosedur pemerintah. Tetap jaga kesehatan, jaga kebersihan dan makan-makanan bergizi,” kata Rhesa.

Sedangkan Humas Satgas Covid-19 UB Malang, Eriko Prawestiningtyas mengungkapkan, Rhesa dan keluarga berkenan diajak mengedukasi masyarakat untuk menambah wawasan. Resha dilibatkan dengan membagikan pengalamannya kepada masyarakat.

“Alhamdulillah dengan berkenannya yang bersangkutan dan ibunya cukup bisa menambah wawasan orang awam tentang apa dan bagaimana sesungguhnya Covid-19,” kata Eriko dalam keterangan pers, Rabu (1/3).

Eriko mengatakan, tim promosi kesehatan Satgas Covid-19 terus mengedarkan flyer Empati yang mana salah satu poinnya adalah memahami perasaan orang lain dan peka terhadap lingkungan sekitar.

Loading...

Tim Satgas UB terus memompa semangat Rhesa agar tumbuh rasa percaya diri untuk keterlibatannya mengedukasi masyarakat. Edukasi itu berisi pengalamannya selama menjadi pasien positif Covid-19, termasuk tentang apa dan bagaimana virus corona dan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama sakit.

Resha juga mengajak masyarakat untuk membantu pasien Covid-19 kembali sehat, setidaknya dengan memberi semangat moril. Sehingga diharapkan tidak memunculkan persoalan baru yang menjadi beban bagi pasien.

Resa mengaku tidak pernah mengalami stigma negatif dari lingkungannya, baik tempat tinggal maupun tempat kuliahnya. Teman dan kerabat banyak memberikan motivasi untuk segera sembuh dari wabat penyakit yang masih baru itu.

Rhesa menambahkan, virus hanya bisa dilawan dengan imunitas tubuh dan obat-obatan yang diberikan dokter bersifat membantu meredakan gejalanya saja.

“Perbanyak doa. Ini adalah momen yang sangat tepat untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan,” kata Rhesa.

Resha mengajak masyarakat mengikuti imbauan pemerintah dengan menjalani hidup sehat seperti protokol kesehatannya. Masyarakat diminta mengikuti imbauan phisycal distance (jaga jarak), sering cuci tangan dan lain-lain.

Resha menjadi salah satu dari tiga pasien di Kota Malang yang berhasil disembuhkan. Ia telah menjalani perawatan lima hari di Panti Nirmala dan dirujuk ke RSSA. Selama selama 11 hari menjalani perawatan sebelum dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.  (merdeka.com)

Loading...
Loading...