Rabu | 28 Oktober 2020 |
×

Pencarian

BENGKALIS

Kadinkes: ODP yang Diperiksa dengan Rafid Test, Hanya yang Punya Gejala Covid-19

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkalis Ersan Saputra menjelaskan, rafid test untuk tes cepat Covid-19 yang diterima Pemerintah Kabupaten Bengkalis dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau adalah sebanyak 1.446 buah.

“1.406 buah untuk Dinas Kesehatan dan 40 buah untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis,” jelas Ersan, Kamis, 02 April 2020.

Loading...

Ersan mengatakan, dari 1.406 yang diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, sebanyak 220 buah telah terpakai. Baik itu untuk uji coba maupun pemeriksaan penumpang luar negeri (Tenaga Kerja Indonesia) yang pulang dari negara terjangkit Covid-19, Malaysia, melalui Bandar Sri Laksamana (BSL) Bengkalis.

“TKI yang kita periksa yang memiliki gejala Covid-19. Sedangkan yang tak mempunyai gejala, tidak kita periksa,” jelas Ersan.

Sesuai data yang diterima Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis dari Posko Covid-19 Kabupaten Bengkalis, 220 rafid test yang terpakai itu digunakan pada Senin, 30 Maret 2020, sebanyak 211 buah. Termasuk 1 untuk uji coba pemeriksaan pertama.

Kemudian, pada hari ke-2, Selasa, 31 Maret 2020, dipakai sebanyak 7 buah untuk TKI yang ada gejala.

Loading...

Lalu, pada hari ke-3, digunakan sebanyak 2 buah. Juga untuk TKI yang memiliki gejala Copid-19.

Masih berdasarkan data dari Posko Covid-19 Kabupaten Bengkalis, 1.406 buah rafid test untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, diterima dalam 3 gelombang.

Pertama 660 buah (cargo pertama). Kemudian dijemput langsung Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis 40 buah. Dan terakhir melalui cargo kedua pada 31 Maret 2020, sebanyak 760 buah.

Terpisah, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Imam Subchi, Ersan menambahkan, rafid test yang tersisa akan digunakan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 yang tengah melakukan isolasi di rumah atau karantina mandiri.

Kemudian, petugas kesehatan di UPT Puskesmas serta petugas lapangan.

“Khusus untuk ODP yang melaksanakan karantina mandiri atau tengah dalam proses pemantauan, yang diperiksa hanya yang mempunyai gejala Covid-19. Mereka yang tidak memiliki gejala, tidak akan diperiksa,” ujarnya. (juny)

Loading...
Loading...