Senin | 30 November 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Asyik Bekerja, Karyawati SPBU Ini Dijemput oleh Perawat Corona dan Polisi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Beredar video pendek di tengah-tengah masyarakat Kota Batam, video berduras 1 menit 20 detik itu, menggambarkan seorang wanita karyawati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah Bengkong, Batam Kepulauan Riau, yang dijemput oleh Perawat Corona dan pihak kepolisian dari tempat kerjanya.

Awalnya sang karyawati sedang asyik bekerja, mengisi BBM ke tangki-tangki kendaraan para pengendara.

Loading...

Tiba-tiba ia didatangi oleh seorang lelaki, dan diminta untuk ikut ke arah mobil Ambulan yang sudah terparkir di halaman SPBU.

Di balik mobil Ambulan itu, dua orang perawat dengan pakaian APD lengkap bersama seorang polisi dan beberapa orang lainnya sudah menunggu.

Tampak perawat tersebut sedikit marah kepada karyawati SPBU itu.

Dilansir dari batamclick.com, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Dr Didi Kusmarjadi SPoG membenarkan kejadian tersebut.

Loading...

“Itu kejadian hari Kamis, 7 Mei 2020, karyawati SPBU itu salah seorang yang telah kita rapid tes dan akan kita bawa ke Rusun Tanjunguncang untuk di karantina,” sebutnya.

Hasil rapid tes karyawati itu ternyata reaktif, suaminya juga reaktif.

“Dia dan suaminya hasil rapidnya REAKTIF, kita minta karantina di rumah sambil menunggu bus penjemputan, eh malah pergi kerja, begitu bus datang, dia tak ada di rumah, ditelepon tak diangkat, makanya kita jemput ketempat kerjanya, ternyata benar dia masuk kerja,” ungkap Didi.

Kini karyawati SPBU dan suaminya telah dikarantina di Rusun Tanjunguncang sambil menunggu hasil tes swab.

“Semoga negatiflah, kalau tidak bisa repot lagi kita,” tutup Capt Corona ini.

Yang seperti ini menurut Dr Didi sangat berbahaya, orang tanpa gejalan (OTG) dan kurang kesadaran, bisa membahayakan orang lain, apalagi yang bersangkutan bekerja di pelayanan umum.(bos/kmg)

Loading...
Loading...