Minggu | 29 November 2020 |
×

Pencarian

EKONOMI POLITIK

Fahri Hamzah Jadi Sorotan Publik, Cecep: Gelora Bakal Gerus Suara PKS

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pengamat politik Cecep Hidayat menilai kubu Partai Gelora dan PKS relatif sama kekuatannya.

Alasannya, ditambahkannya, kubu Anis Matta yang tersingkir bisa dengan cepat mendirikan partai beserta jejaringnya di 34 provinsi dan sekitar 400 kabupaten/kota.

Loading...

“Mereka punya struktur yang sangat kuat. PKS partai kader, Gelora juga kader. Suara PKS akan tergerus oleh Partai Gelora. Mereka dengan waktu relatif cepat bisa membuktikan punya cabang hingga kecamatan. Itu berarti sumber daya logistiknya kuat,” ujar Cecep saat disadur di sindonews.com, Sabtu, 23 Mei 2020.

Ia mengatakan, Partai Gelora lahir dari konflik internal dan dinamika di PKS.
Pertarungan antara kubu kesejahteraan sebutan untuk kelompok Anis Matta dan kubu keadilan, kelompok yang sekarang berkuasa di PKS saat ini, akhirnya membuat mereka berbeda jalan.

Tak ada yang menyangka sosok Partai Gelora, seperti Anis Matta, Mahfudz Siddiq, dan Fahri Hamzah, akan terlempar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Anis bahkan pernah menduduki jabatan sebagai presiden PKS.

Gelora, menurutnya, masih menunjukkan kekuatan yang selama ini dimiliki kader-kader PKS, yakni militan.

Loading...

Secara pasar, Gelora diprediksi akan mengincar kelompok modernis Islam, kampus, dan tarbiyah.

“Kalau mereka dapat di luar tarbiyah dan kelompok nasionalis itu bonuslah,” ucapnya.

PKS memang patut waspada, bukan hanya pasar yang dalam sasaran perebutan, tapi Anis Matta dan kawan-kawan punya pengalaman membangun PKS. Hanya saja, mungkin Anis dan Mahfudz pamornya sudah menurun.

“Tinggal Fahri Hamzah yang masih menjadi sorotan publik dan terakhir menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Ketua DPR. Yang lain pernah ke Garbi, tapi enggak terlalu keluar suaranya. Bicara politik, bicara momentum. Sekarang tokoh-tokoh Gelora ini harus merebut momentum dalam tiga tahun kedepan,” pungkasnya. (***)

Loading...
Loading...