Sabtu | 21 November 2020 |
×

Pencarian

HARI INI SEJARAH

Hilang Kontak dengan Radar setelah 20 Menit di Udara, China Airlines Jatuh dan Tewaskan 225 Orang

MEDIAKEPRI.CO.ID – 18 tahun silam, penerbangan di China mengalami sebuah musibah. China Airlines Penerbangan 611 terjatuh dan menewaskan 206 penumpang dan 19 awak pesawat.

Dari 206 penumpang, 190 penumpang berkewarganegaraan Republik Tiongkok, 1 Singapura, 9 Tiongkok, 5 Hong Kong, dan 1 Swiss.

Loading...

Pesawat ini jatuh, setelah 20 menit dalam penerbangan. Dimana, pesawat tiba-tiba kehilangan kontak dari radar. Dan diketahui pesawat jatuh di Pulau Penghu di Selat Taiwan.

China Airlines Penerbangan 611 jurusan Taoyuan-Hong Kong jatuh di perairan Selat Taiwan ini mengalami kecelakaan fatal dalam salah satu penerbangannya pada tanggal 25 Mei 2002. Pesawat ini seharusnya tiba pukul 16:25 waktu setempat

Dalam penerbangan terakhirnya, pesawat ini dipiloti oleh Kapten Ching-Fong Yi, Kopilot Yea Shyong Shieh, dan Mekanik Udara (Flight Engineer) Sen Kuo Chao.

Dari hasil penyelidikan Dewan Keamanan Penerbangan Eksekutif Yuan Republik Tiongkok diketahui beberapa data penting sebelum peristiwa naas ini terjadi.

Loading...

Pada tahun 1980, pesawat ini pernah mengalami kecelakaan kecil di Bandara International Kai Tak di Hongkong. Waktu itu, pendaratan keras mengakibatkan bagian ekor pesawat mengalami kerusakan.

Namun sayangnya, setelah kejadian ini tidak ada perbaikan yang dilakukan secara maksimal. Dimana saat itu, China Airlines tidak melakukan perbaikan menurut Petunjuk Perbaikan Struktur (SRM) dari perusahaan Boeing.

Akibat tidak mengikuti petunjuk tersebut, pesawat jatuh dari ketinggian 35000 kaki ke permukaan laut dekat Kepulauan Pescadores. (***)

Loading...
Loading...