Rabu | 27 Januari 2021 |
×

Pencarian

ANAMBAS

Anambas Kembali Ekspor Kerapu Hidup ke Hongkong Senilai Rp720 Juta

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Kendati di tengah pandemi Covid-19, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau secara berkelanjutan menekspor kerapu hidup ke Hongkong.

Minggu, 21 Juni 2020 melalui Pelabuhan Tarempa Anambas, eksportir PT Trimina Dinasti Agung mengekspor 8,56 ton (Rp720 juta) kerapu hidup hasil budidaya dengan jenis Kerapu Lumpur dan Kerapu Sunu.

Loading...

Bongkar muat ekspor dengan menerapkan protokol Covid-19 yang ketat itu menggunakan dua kapal angkut berbendera Hongkong yakni MV.  Cheung Chun Wah dan Chan Lai Kuen.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dari Jakarta menyampailan kinerja ekspor kerapu mulai berjalan normal kembali, dengan begitu akan memicu geliatnya usaha budidaya kerapu yang dilakukan masyarakat mulai dari perbenihan hingga pembesaran. Kondisi demikian tentunya berpeluang untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir khususnya.

Dikatakan Slamet, meningkatnya kinerja ekspor, tentunya secara bersamaan akan menaikkan devisa negara. “Mari kita bersama sama saling koordinasi dan bersinergi dalam mengembangkan budidaya laut agar aktivitas ekspor ikan kerapu hidup bisa terus berjalan dengan lancar,” harap Slamet.

Selama masa pandemi Covid-19 dari Mei hingga Juni ini sudah tiga kali memenuhi kebutuhan ikan kerapu hidup hasil budidaya dengan tujuan ekspor Hongkong. Sebelumnya selama masa pandemi ini, sudah menyuplai sebanyak 28 ton,

Loading...

Ikan kerapu hidup hasil budidaya yang diserap untuk memenuhi permintaan ekspor ini tersebar di beberapa kecamatan. Sebagian besar di Kecamatan Siantan Tengah, Siantan Timur dan Palmatak.

Wilayah kecamatan tersebut merupakan kawasan dengan pemandangan kegiatan budidaya ikan kerapu. Dengan lokasi Kepulauan Anambas yang memiliki akses pasar berdekatan dengan negara tujuan ekspor Hongkong, sehingga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat pembudidaya daerah setempat di masa sulit ini.

Dengan meningkatnya kinerja ekspor, tentunya secara bersamaan akan menaikkan devisa negara. “Mari kita bersama sama saling koordinasi dan bersinergi dalam mengembangkan budidaya laut agar aktivitas ekspor ikan kerapu hidup bisa terus berjalan dengan lancar”, ungkap Slamet.

Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Effi Sjuhairi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemerintah daerah melalui dinas perikanan pertanian dan pangan, telah berperan dalam upaya pemberdayaan pembudidaya melalui kelompok pembudidaya ikan.

 “Dan juga membina dari sisi kelembagaan dan teknis serta memberikan beberapa bantuan yang dibutuhkan dalam rangka pengembangan usaha budidaya laut melalui bantuan benih ikan bermutu dan sarana produksi budidaya, “ungkapnya.

Selama masa pandemi Covid-19 dari Mei hingga Juni ini sudah tiga kali memenuhi kebutuhan ikan kerapu hidup hasil budidaya dengan tujuan ekspor Hongkong. Sebelumnya selama masa pandemi ini, sudah menyuplai sebanyak 28 ton,

Dan selama kurun 2020, Kabupaten Kepulauan Anambas telah melakukan aktivitas ekspor ikan kerapu hasil budidaya sudah sebanyak 5 kali dengan total 61,8 ton.(***)

Loading...
Loading...