Jumat | 15 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Jadi Saksi Mantan Anggotanya, Terungkap Pertemuan Ketua KPU dengan Harun Masiku, Ini Pembicaraannya…

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman jadi saksi dalam sidang mantan anggota KPU Wahyu Setiawan dan kader PDIP Agustiani Tio Fridelina.

Dalam keterangannya, diketahui ada pertemuan antara dirinya dengan politikus PDI Perjuangan Harun Masiku di Kantor KPU pada September 2019.

Loading...

“Sebetulnya banyak ngalor-ngidul-nya,” kata Arief di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dikutip dari wartaekonomi online, Jumat.

Dijelaskan lebih jauh, dalam pertemua itu, ia hanya menyampaikan ini ada surat dari Mahkamah Agung, surat DPP PDIP dan foto. Dalam pertemuan yang tidak lama itu antara 15-20 menit, katanya, tidak ada hal serius yang dibicarakan.

Arief, jaksa penuntut umum (JPU) KPK, majelis hakim, dan sebagian penasihat hukum berada di pengadilan Tipikor Jakarta, sementara Wahyu dan Agustiani Tio mengikuti persidangan melalui video conference dari Gedung KPK.

Untuk diketahui, Wahyu dan Agustiani didakwa menerima suap Rp600 juta dari kader PDIP Harun Masiku agar mengupayakan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari Riezky Aprilia sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Selatan (Dapil Sumsel) 1 kepada Harun Masiku.

Loading...

Selain itu, Wahyu juga didakwa menerima suap Rp500 juta dari Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. Dalam dakwaan disebutkan bahwa PDIP memutuskan Harun Masiku mendapat suara limpahan politikus PDIP Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia sehingga mengajukan surat ke KPU.

Namun, KPU membalas surat DPP PDIP itu dengan menyatakan tidak dapat mengakomodasi permohonan DPP PDIP karena tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Seingat saya secara verbal dia (Harun Masiku) nda terlalu menjelaskan detail. Dia hanya menyampaikan ada putusan MA, surat PDIP, dan menunjukkan kedekatan dia dengan tokoh lewat foto yang dibawanya,” kata Arief. (***)

Loading...
Loading...