Jumat | 22 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Jokowi: Pancasila Menjadi Penggerak dan Pemersatu Bangsa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan Pancasila selalu menjadi penggerak dan pemersatu bangsa dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan.

Karena itu, pria yang akrab disapa Jokowi ini mengharapkan masyarakat menerapkan nilai-nilai Pancasila dihadirkan secara nyata dalam keseharian dan kehidupan masyarakat.

Loading...

Hal itu disampaikan Jokowi saat memperingati Hari Lahir Pancasila yang pada kali ini digelar melalui telekonferensi dari Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 1 Juni 2020.

“Dalam menghadapi semua ujian, kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan persatuan dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian untuk saling berbagi, memperkukuh persaudaraan dan kegotongroyongan untuk meringankan beban seluruh anak negeri, dan menumbuhan daya juang dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang dihadapi,” ujar Jokowi seperti yang dikutip dari jpnn.com.

Sejalan dengan hal tersebut, nilai-nilai Pancasila harus terwujud nyata dan bekerja dalam kehidupan, dalam kebijakan dan keputusan pemerintah.

“Tidak henti-hentinya saya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai daerah untuk terus meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, dan agama, serta untuk memenuhi kewajiban melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” kata Jokowi.

Loading...

Tema ‘Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju’ yang diangkat dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi sangat relevan dengan situasi dan kondisi di tengah pandemi Covid-19.

Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memperkukuh tali persatuan dan persaudaraan. Juga untuk saling membantu, menolong, bergotong royong, dan selalu optimistis bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan yang mengadang.

“Tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah. Tahun ini atau bahkan tahun depan, situasi yang sulit masih akan kita hadapi. Situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu,” tuturnya.

“Tak hanya Indonesia, setidaknya sebanyak 215 negara di dunia juga berada dalam kondisi yang saat ini dihadapi oleh negara kita. Masyarakat dunia kini juga berjuang dan bekerja keras untuk mampu mengendalikan pandemi dan memulihkan perekonomiannya,” imbuhnya.

Dalam hal tersebut, Jokowi melanjutkan, Indonesia harus tetap optimistis, berkreasi, berupaya keras, dan tampil sebagai pemenang.

Kekurangan dan kelemahan yang ada tidak semestinya menghalangi kita untuk terus maju.

“Sebagai bangsa yang besar kita juga harus tampil sebagai pemenang. Kita harus optimistis, harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan, harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah pandemi Covid ini,” kata dia.

Untuk diketahui, acara peringatan yang digelar melalui telekonferensi tersebut turut dihadiri oleh para pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian, perwakilan negara Republik Indonesia di luar negeri, dan sejumlah kepala daerah. (***)

Loading...
Loading...