Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Meski Belajar di Rumah, Kemenag Pusat Fasilitasi MTs Negeri 1 Batam dengan Sistem EM

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sejak Kementerian Agama menerbitkan surat edaran agar para siswa belajar dari rumah dan guru mengajar di rumah untuk menghindari wabah Covid-19 atau virus corona yang melanda sejak bulan Maret dahulu, Sekolah dan Madrasah mulai terapkan metode pembelajaran dan penilaian siswa secara daring (dalam jaringan)

Dan sejak bulan Maret itu MTs Negeri 1 Batam menerapkan belajar di rumah dengan difasilitasi oleh kemenag pusat dengan sistem EM (E-learning Madrasah) sejak tanggal 23 Maret 2020. Namun tetap erpedoman pada panduan kurikulum darurat yg telah diterbitkan Kemenag RI.

Loading...

“Dengan begitu pembelajaran madrasah akan tetap menjamin keamanan, kesehatan, dan keselamatan siswa, serta pelaksanaan pembelajaran bermutu akan tetap bisa dirasakan oleh siswa madrasah baik pada masa pemberlakuan PSBB maupun pada saat penerapan new normal”.

Pada setiap harinya siswa hanya akan fokus pada materi esensial dari 1 atau 2 mapel pasangan dari mata pelajaran utama, pengembangan diri, ataupun peminatan.

BACA JUGA:

Tantangan dan Caci Maki saat Penyaluran Bantuan

Loading...

Hujan dan Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Kepri

Aktivitas pembelajaran MTs Negeri 1 Batam pada masa pandemi Covid ini tetap berpedoman pada kalender pendidikan berjalan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama, yaitu kalender pendidikan tahun pelajaran 2019/ 2020 yang akan berakhir pada 20 Juni 2020 serta kalender pendidikan tahun pelajaran 2020/ 2021 yang akan dimulai tanggal 13 Juli 2020.

Civitas akademika MTs Negeri 1 Batam berkomitmen tetap berikan pelayanan terbaik pada pembelajaran siswa madrasah di masa pandemi Covid-19 ini, baik pada pemberlakuan masa PSBB maupun saat pelaksanaan new normal di madrasah.

Menurut Kepala MTs Negeri 1 Batam Rudy Hartono menyatakan bahwa proses belajar mengajar tidak boleh terhenti dikarenakan wabah covid ini, ada strategi dan metode yang bisa dilakukan dengan jarak jauh, begitupun dengan penilaian harian, penugasan dan ujian pun bisa dilaksanakan dengan sistem jarak jauh. Dia juga menjelaskan bahwa di MTs Negeri 1 Batam mulai mengganti metode pembelajaran melalui aplikasi daring EM, setiap guru dan siswa dapat mengakses aplikasi tersebut untuk mengikuti proses belajar mengajar secara online sejak pukul 07.30 sampai 11.30.

“Pada 23 Maret, kami mulai kurangi jam pelajaran, dengan hanya maksimal empat jam di depan laptop,” katanya.

Langkah-langkah yang telah dilakukan di MTs Negeri 1 Batam dalam rangka pembelajaran daring ini adalah menyiapkan jadwal proses belajar mengajar darurat, memberikan kuota kepada 84 siswa kelas 7 dan 8 yang kurang mampu, juga memfasilitasi bagi siswa yang tidak bisa online dikarenakan signal atau perangkat HP/laptop tidak memadai dengan membuat jadwal khusus pengambilan tugas secara offline. (kepri.kemenag.go.id)

Loading...
Loading...