Minggu | 06 Desember 2020 |
×

Pencarian

KARIMUN

Ini 15 Perusahaan di Karimun yang Diresmikan Sebagai Tangguh Covid-19

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Ada sebanyak 15 perusahaan yang beroperasi dan beraktivitas di Karimun dinyatakan sebagai perusahaan yang tangguh covid-19.

Secara simbolis, Bupati Karimun menghadiri launching pencanangan kawasan industri tangguh Covid-19 di PT Karimun Sembawang Shipyard, Kamis, 9 Juli 2020.

Loading...

Adapun ke 15 perusahaan tangguh Covid-19 yaitu PT Karimun Sembawang Shipyard, PT Saipem Indonesia Karimun Branch, PT Oil Tanking, PT Karimun Marine Shipyard, PT Multi Ocean Shipyard, PT Bukit Alam Persada, PT Karimun Granite, PT Wira Penta Kencana, PT Trimegah Perkasa Utama, PT Pacific Granitama, PT Grace Rich Marine, PT China Communications Centructions, PT CCEI, PT Air Liquid dan PT Soma.

Operasional Manger PT Karimun Sembawang Shipyard, Trisno Susilo mengatakan saat ini perusahaan fokus pada produksi kapal. Namun, katanya, perusahaan juga tetap melaksanakan kegiatan repair.

Disebutkannya, dalam pelaksanaan semua projects, perusahaan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam penanggulangan covid-19.

“Kami manajemen tetap berkomitmen beroperasi secara normal dalam kondisi covid-19 saat ini. Kami yakin bersama kita bersinergi bisa melawan pandemi ini,” katanya.

Loading...

Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyampaikan ras syukur, covid-19 di Karimun dapat dikatakan terkendali dan terpantau. Namun, katanya lebih jauh, kondisi ini belum aman. Soalnya, masih ada kegiatan keluar masuk orang dan barang dari luar Karimun.

Oleh karena itu, katanya, harus tetap berupaya selalu menjaga pintu masuk dan keluar dengan menerapkan beberapa cara seperti melampirkan surat sehat atau hasil rapid test.

Lalu, katanya melanjutkan, orang dari luar yang masuk ke Karimun harus memiliki hasil pcr atau hasil Swab. Jika tidak, tambahnya, maka akan diperiksa di puskesmas atau ditolak masuk demi keamanan masyarakat Karimun.

“Begitu juga untuk seluruh perusahaan yang ada agar berkomitmen bisa beradaptasi dalam menuju new normal. Kami meminta agar perusahaan dikarimun bisa menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang berlaku,” katanya. (humaskarimun)

Loading...
Loading...