Sabtu | 26 September 2020 |
×

Pencarian

BENGKALIS

Bea Cukai Sungai Pakning Cegah Wartawan Dokumentasikan Barang Bukti

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis – Barang selundupan berupa 88 ball pakaian bekas dan 17 ball sepatu bekas hasil tangkapan Tim Operasi Gabungan Bea Cukai Bengkalis terhadap KM Riko Jaya saat ini disimpan di Kantor Bantu Bea Cukai Sungai Pakning.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh beberapa media online di Kabupaten Bengkalis bahwasanya Tim Operasi Gabungan Bea Cukai Bengkalis, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea & Cukai (DJBC) Riau, Koramil 02 Tebing Tinggi dan Satuan Polair Polres Meranti, berhasil menggagalkan kegiatan illegal berupa penyelundupan barang bekas asal Malaysia yang diangkut oleh KM Riko Jaya di Pelabuhan Sungai Melai, Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat 14 Agustus 2020.

Loading...

Atas penangkapan tersebut, diamankan barang bukti berupa 88 ball pakaian bekas dan 17 ball sepatu bekas serta 1 unit Kapal Motor dengan nama Riko Jaya.

Setelah diamankan, kemudian barang bekas illegal yang sempat dibongkar tersebut, dimuat kembali ke atas KM. Riko Jaya lalu digiring ke kantor BC Bengkalis dengan pengawalan ketat pada 15 Agustus 2020.

Saat ini, KM Riko Jaya beserta barang bukti lainnya sudah diamankan di Kantor Bantu Bea Cukai Sungai Pakning dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Bea Cukai Bengkalis.

Informasi tentang keberadaan barang bukti tersebut didapat awak media dari berbagai sumber.

Loading...

Untuk mengetahui kebenarannya, awak media bersama rekan media lainnya melakukan pengecekan ke Kantor Bantu Bea Cukai Sungai Pakning, Rabu, 19 Agustus 2020.

Pihak Bea Cukai yang ada di Kantor Bantu Sungai Pakning membenarkan tentang keberadaan barang bukti tersebut.

“Benar pak, barang bukti pakaian bekas dan sepatu bekas ada di sini. Kapal Motor juga ada,” ujar salah seorang petugas Bea Cukai sambil menunjuk ke arah KM Riko Jaya yang ada di tepian sungai sebelah Kantor Bantu Sungai Pakning.

Akan tetapi, pihak Bea Cukai Sungai Pakning tidak bersedia dimintai keterangan terkait keberadaan barang bukti tersebut.

“Kami tidak boleh menjawabnya pak, kerena bukan wawenang kami untuk menjelaskan kepada wartawan, namun kalau memang bapak mau konfirmasi dan mengetahui yang pasti, silakan bapak konfirmasi ke kantor yang di Bengkalis,” ucap berberapa orang dari petugas Bea Cukai yang berada di Sungai Pakning sambil menelpon memberi tau pada pimpinannya.

Karena tidak bersedia dimintai keterangan, awak media meminta untuk melihat dan mendokumentasikan barang bukti pakaian dan sepatu yang disimpan di Kantor Bea Cukai Sungai Pakning.

Namun pihak Bea Cukai Sungai Pakning hanya menunjukkan keberadaan KM Riko Jaya dan tidak memperkenankan awak media dan rekan untuk melihat dan mendokumentasikan barang bukti yang lain.

“Mohon maaf pak, atasan kami tidak memperkenankan. Kalau barang bukti lainnya, memang ada di sini, ujar salah seorang anggota Bea Cukai sambil menunjuk ke dalam kantornya.

Selanjutnya awak media dan rekan menuju KM Riko Jaya untuk mendokumentasikan barang bukti tersebut.

Setelah itu, pihak Bea Cukai kembali mengatakan kepada awak media dan rekan media lainnya untuk melakukan konfirmasi ke Bengkalis saja, sesuai instruksi dari atasan mereka.

Lalu, awak media beserta rekan menuju Bengkalis. Namun sesampai di Kantor Bea Cukai Bengkalis, pimpinan yang menangani bidang tersebut tidak ada di tempat.

“Pimpinan lagi keluar pak, kalau mau konfirmasi, silahkan datang lagi hari Jumat nanti, ujar salah seorang anggota Bea Cukai Bengkalis menyarankan kepada awak media dan rekan. (juny)

Loading...
Loading...