Minggu | 20 September 2020 |
×

Pencarian

HEADLINE

Dibantu Peralatan Layar, Porlasi Terima Kasih pada KONI Kepri

MEDIA KEPRI.CO.ID, BATAM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kepulauan Riau (Kepri) berterimakasih telah dibantukan peralatan layar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri.

Peralatan yang dibantukan berupa pengadaan coach boat dan 420 racing complete. Ini diperuntukan bagi persiapan atlet layar menuju Pekan Olahraga Nasional XX Tahun 2021 mendatang di Papua.

Loading...

“Kita berterimakasih dengan KONI Kepri, telah membantu pembelian peralatan layar bagi persiapan atlet menuju PON Papua,” ucap Wakil Ketua Umum Porlasi Kepri Dance Wongkaren, di Nongsa, Batam, Kamis (27/8).

Apresiasi dan ucapan terimakasih tersebut disampaikan Dance, saat kunjungan pengurus KONI Kepri dipimpin langsung Ketua Umum KONI Kepri Usep RS. Turut serta dalam rombongan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kepri Syawaluddin, Anggota Binpres Rustam Sinaga dan Wakil Sekretaris Umum Abdul Halim. Peralatan yang dibantukan tersebut sangat penting bagi Porlasi khususnya tim yang dipersiapkan ke PON yakni atlet dan pelatih.

“Dengan dibantunya pengadaan peralatan ini, maka persiapan tim bisa lebih maksimal dan atlet kian semangat. Kita berharap target pencapaian di PON juga maksimal sesuai yang diharapkan KONI,” ujar Dance.

Ketua Umum KONI Kepri Usep RS menyampaikan bahwa KONI Kepri sangat berharap prestasi Kepri di PON mendatang terus meningkat. “Itu target kita,” ucapnya disela-sela kunjungan keempat kalinya sepanjang kepengurusan baru KONI Kepri Periode 2020-2024 sejak dirinya terpilih di Musyawarah Olahraga Provinsi Kepri IV, Februari 2020 lalu.

Loading...

Sesuai dengan harapan Usep yang disampaikan dalam visi dan misi pada pemilihan tersebut, pihaknya menginginkan Kepri terus berprestasi di multi event nasional empat tahunan itu.

Jika sebelumnya Kepri berada di urutan ke-19 dengan perolehan 7 medali emas, 4 perak dan 7 perunggu, maka target yang hendak dicapai untuk naik peringkat menuju 15 besar yang tentunya capaian medali emas terus bertambah.

“Target kita jelas untuk naik peringkat, yang tentunya didukung oleh capaian perolehan medali emas juga bertambah. Dari 15 cabang olahraga lolos PON dan dipersiapkan, layar termasuk salah satu cabang olahraga yang diharapkan mendulang emas secara maksimal,” kata Usep.

Sebagai pencapaian untuk naik peringkat itu, Usep tidak main-main. Beberapa kali menggelar rapat dengan pengurus KONI Kepri termasuk dengan bidang-bidang yang ada di KONI Kepri, pihaknya selalu menekankan pencarian solusi dalam memecahkan persoalan menuju kemenangan tersebut. Salah satunya peralatan sebagai pendukung persiapan maksimal atlet dan pelatih.

“Dalam beberapa kali kami rapat dengan pengurus termasuk dengan bidang-bidang terkait, solusi pertama yang ditawarkan dengan pemenuhan kebutuhan latihan atlet, berupa peralatan lengkap yang mereka butuhkan,” ujar Usep.

Hal itu segera dapat terpenuhi. karena saat ini sedang dalam proses pengadaan. KONI Kepri telah anggarkan dana sebesar Rp970 juta untuk pengadaan peralatan dan perlengkapan atlet dari 15 cabang olahraga lolos PON.

“Hampir separuh dari nilai yang kita siapkan diperuntukan bagi pengadaan peralatan layar tersebut,” katanya.

Besarnya dana untuk pengadaan peralatan layar selain memang harganya yang sangat mahal, juga sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga unggulan dan prioritas Kepri saat ini dalam menggantungkan harapan untuk pemenuhan target bersama itu.

“Tradisi di beberapa PON sebelumnya, cabang olahraga layar ini yang menyumbangkan medali emas terbanyak bagi kontingen untuk mengangkat nama Kepri. Tak salah, pengadaan peralatan mereka kita penuhi agar apa yang kita targetkan dapat mereka penuhi,” harapan Usep.

Pelatih Kepala Tim Layar Kepri PON Papua Weng Samsi menyampaikan bahwa sejak Pelatihan Provinsi (Pelatprov) berjalan dicanangkan KONI Kepri awal Maret lalu dan diputus pada Mei 2020 seiring mewabahnya Pandemi Covid-19 dan ditundanya pelaksanaan PON tahun depan, tim tetap berlatih secara mandiri. “Meskipun PON ditunda dan Pelatprov diputus, kita tetap berlatih secara mandiri. Paling tidak kebugaran atlet terjaga dan kondisi atlet tetap baik,” ujarnya.

Usep mengaku bangga, sekalipun Pelatprov dihentikan sementara karena Covid-19, tetapi atlet dan tim masih tetap berlatih secara mandiri.

Untuk itu, pihaknya telah membentuk tim yang ditugaskan melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan atlet lolos PON berlatih secara mandiri ini. Kedepan, pihaknya telah menjadwalkan Pelatprov kembali digelar Januari 2021 di bawah koordinasi Satuan Tugas (Satgas) PON dibentuk.

“Terpenting, di masa pandemi ini, atlet dan pelatih tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” tutupnya.

Dalam keikutsertaan PON mendatang, cabang olahraga layar meloloskan delapan atlet untuk mengikuti tujuh nomor perlombaan, didampingi tiga pelatih. Di Pra Kualifikasi PON 2019 lalu di Jakarta, Kepri meraih 5 medali emas dan 2 perunggu. (r/cr09)

Loading...
Loading...