Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

NATUNA

DPRD Natuna Welcome Investasi Masuk Daerah, Asalkan Jelas Regulasinya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Polemik penjualan Pulau Karang Aji di Kecamatan Serasan terdengar hingga ke telinga DPRD Natuna. Jual beli pulau kecil itu, diisukan tanpa melibatkan pihak pemerintahan di wilayah setempat.

DPRD Natuna pun mengklaim mendapatkan informasi, meski Belum ada ijin resmi sebagai objek wisata, pembeli atau pengelola Pulau Karang Haji memungut biaya kepada masyarakat yang berkunjung.

Loading...

Bahkan, hal ini dibenarkan oleh Kades Tanjung Setelung Kecamatan Serasan, Aspahani, saat hearing DPRD Natuna dengan Dinas Pariwisata Natuna beberapa waktu lalu.

Marzuki Ketua Komisi II DPRD Natuna

DPRD pun bersikap, agar untuk sementara aktivitas pengelolaan pulau karang haji dihentikan oleh Investor yang informasinya berasal dari Kalimantan Barat. Sikap DPRD tak tanpa alasan, lantaran diduga pembelian dan pengelolaan pulau kecil itu menabrak regulasi.

Alih-alih mendapat dukungan, ternyata ada beberapa pihak yang malah menuding DPRD Natuna “menutup pintu” investasi ke daerah.

Ditemui baru-baru ini, Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki menepis anggapan bahwa, pihaknya menghambat investasi, dengan cara meminta penghentian sementara kegiatan di Pulau Karang Aji Kecamatan Serasan.

Loading...

“Dalam paripurna kita semuanya sepakat, tidak ada yang menghambat investasi masuk, akan tetapi regulasinya harus jelas dulu,” ujarnya.

Ia menegaskan, yang diminta adalah kejelasan dari kepemilikan lahan, bahwa tidak boleh hak milik akan tetapi hak pakai.

Pulau Karang Aji di Kecamtan Serasan (dok. DET_PHOTOGRAPHY)

“Seluruh anggota DPRD welcome terhadap investasi apalagi di sektor pariwisata,” terangnya.

Namun menurut Marzuki, kepastian kepada investor harus tetap diberikan, jangan sampai mereka sudah melakukan investasi besar-besaran tetapi izinnya bermasalah.

“Kita maunya jelas dulu aturannya, apakah dengan sistem sewa, terus kita ingin ada kompensasi juga untuk daerah,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Ilyas Sabli yang mendukung investasi pariwisata termasuk objek wisata Pulau Karang Aji, dengan catatan tetap berpedoman kepada perundang-undangan yang berlaku.

“Kita di provinsi tidak langsung bersentuhan dengan permasalahan teknis di lapangan, jadi selama investasi itu dianggap memberi kontribusi positif buat PAD tentu harus kita dukung,” tukasnya. (alfian)

Loading...
Loading...