Minggu | 20 September 2020 |
×

Pencarian

HEADLINE

Mutasi Pendamping Desa dengan Isu Politik, Kabid P2M DPMD: Murni Evaluasi Kinerja

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis kembali melakukan mutasi terhadap Pendamping Desa di lingkungan pemerintahan desa.

Adapun mutasi tersebut merupakan mutasi yang keempat kalinya dilakukan oleh Dinas PMD dan murni karena evaluasi kerja, bukan karena kepentingan politik.

Loading...

Terkait isu yang beredar bahwa mutasi tersebut ada nuansa politisnya terhadap Pilkada mendatang, Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Erdila Fitriadi membantah hal tersebut.

“Tidak benar jika ada pihak pihak tertentu yang mengkaitkan mutasi Pendamping Desa dengan situasi pilkada di Bengkalis. Mutasi ini murni berdasarkan hasil evaluasi kinerja,” terang Erdila Fitriadi kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2020.

Dijelaskannya, mutasi terjadi karena beberapa penilaian kinerja pendamping desa.

Di samping itu, ujarnya lagi, selain karena ada permintaan dari kepala desa sebagai akibat tidak maksimalnya kerja pendamping, juga karena untuk mengisi kekosongan.

Loading...

“Mutasi ini untuk perbaikan kinerja. Juga sebagai penyegaran karena dianggap berhasil di satu desa maka dia dimutasi untuk membenahi desa yang di anggap belum maksimal,” ujar Erdila lagi.

Ia juga mengatakan, pihaknya mempunyai back-up data hasil evaluasi yang menjadi dasar penilaian kinerja setiap pendamping desa. Semua evaluasi seauai dengan mekanismenya.

“Bisa kita buka kinerja masing masing pendamping desa, dan sudah sesuai dengan peraturan bupati (Perbup),” terang Erdila. 

Ditambahkannya, untuk penyaluran BLT DD, bukan karena tidak tercapai target penyaluran yang menjadi indikator utamanya.

Setiap rakor bulanan, kita selalu paparkan hasil evaluasi serta kelemahannya. Kami juga sudah melakukan evaluasi besar besaran pada tahun 2018 yang lalu. Satu persatu kami evaluasi kinerjanya.

“Kami lakukan evaluasi terkait kemampuan komunikasi, program serta inovasi yang dilakukan di desa dan kemampuan menyelesaikan masalah serta memfasilitasi program,” pungkas Erdila. (juny)

Loading...
Loading...