Kamis | 24 September 2020 |
×

Pencarian

NATUNA

DPRD Natuna Geram, Dana APBN Tapi Proyek Akses Jalan PLBN “Asal Jadi”

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Tak ‘menjamin’, sumber pendanaan sebuah proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN), bakal lebih bagus dibandingkan dengan proyek yang didanai APBD.

Seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna. Proyek pengerjaan akses Jalan menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yang didanai APBN Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp.23 Miliar sudah hancur terkikis air hujan.

Loading...
Istimewa

Masalah itupun disaksikan langsung oleh Anggota DPRD Natuna, yang ketika itu sedang mengadakan reses di Kecamatan Serasan.

Rasa kecewapun diungkapkan Ketua DPRD Natuna Andes Putra, didampingi anggota DPRD lainnya yakni Pang Ali dan Husin saat meninjau langsung kondisi jalan tersebut, Sabtu, (28/8/2020).

Andes mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Natuna agar segera menindaklanjuti temuan tersebut.

Terlihat di lokasi, Andes menggerutu melihat jalanan baru di kampungnya itu sudah terkikis hujan dan roda kendaraan, sehingga batukerikil dari pengecoran semen timbul.

Loading...
Istimewa

Padahal, semeniasi bertulang dengan panjang sekitar 2,5 KM ini baru saja selesai tahap pengerjaannya beberapa bulan yang lalu.

“Kita minta masalah ini segera ditindaklanjuti, terus terang saya kecewa dengan pengerjaan yang asal-asalan seperti ini,” tegas Andes Putra.

Andes mencurigai pembangunan proyek yang dikerjakan oleh PT Varia Indah Lestari dengan nomor kontrak PB l-0201/SP-HS/Bb4/PJN1/PPK1.3/IIV/2019/17 menggunakan pasir laut, atau pasir yang terlalu halus sehingga ketahanan semen tidak maksimal.

Kemudian kata Andes, dari ukuran ketebalan pengecorannya pun sangat tipis, dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) proyek.

“Sangat tidak masuk akal, baru beberapa bulan selesai pengerjaannya malah sudah terkikis, saya rasa kualitas pasirnya tidak baik atau bahkan kadar semennya kurang,” ucap Andes Kesal.

Sementara itu Pang Ali menyebutkan, kualitas buruk dari konstruksi jalan tersebut, dirinya telah menghubungi Gubernur Kepri melalui sambungan selulernya.

Ia berharap ada perhatian dari Pemerintah Provinsi dalam menindaklanjuti permasalahan ini.

“Saya sudah menghubungi Gubernur Kepri, Alhamdulillah beliau menanggapi dengan serius dan berencana akan memanggil pihak PT Varia Indah Lestari,” tukas politisi PPP ini. (aa)

Loading...
Loading...