Kamis | 22 Oktober 2020 |
×

Pencarian

HEADLINE

KAPTEN Indonesia Kepri Diamanatkan Perjuangkan 7.000 Lapangan Kerja Baru

MEDIA KEPRI.CO.ID, BATAM – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (Kapten) Provinsi Kepri mendapat amanah untuk menyiapkan minimal 7.000 lapangan kerja baru bagi pemuda di provinsi ini. Jumlah ini minimal sesuai 7 kabupaten/kota yang ada di Kepri.

“Saya harapkan teman-teman Kapten Indonesia Kepri temukan lapangan kerja baru itu. Nanti pemuda yang didistribusikan akan ditempa sesuai dengam kebutuhan lapangan kerja tersebut,” pesan Abdul Rauf, Ketua Umum DPP KAPTEN Indonesia dalam pelantikan pengurus DPW Kapten Indonesia Provinsi Kepri di Legenda Malaka, Minggu, 13 September 2020.

Loading...

Dikatakan, KAPTEN Indonesia terbentuk dalam rangka advokasi hak-hak pekerja migran di berbagai belahan dunia. Agar mereka bisa menerima hak-haknya secara layak.

Tidak hanya itu, pihaknya juga tengah memperjuangkan legalitas pekerja migran yang ilegal. Agar mereka tersebut bisa bekerja dengan aman dan menerima hak-haknya dengan sewajarnya.

“Jadi kita sudah usulkan ke Pak Presiden Jokowi agar Kapten Indonesia bisa mengurus legalitas pekerja migran ilegal tanpa pulang ke tanah air. Saat ini tengah dikaji oleh Kantor Sekretariat Presiden,” papar Abdul Rauf.

Mwnurutnya saat ini terdapat 3 juta pekerja migran legal Indonesia di berbagai negara. Sementara terdapat 6 juta pekerja migran ilegal. Tugas Kapten Indonesia ikut mengusahakan semua pekerja migrab bisa jadi pekerja migran legal.

Loading...

Ditambahkan, disamping mengadvokasi pekerja migran, Kapten Indonesia juga akan meningkatkan kemampuan mereka dengan membuka sekolah digital.

Dengan demikian, pekerja migran yang berkarir di luar negeri memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

“Bahkan kita kalau di Jepang sudah bekerjasama dengan enam kampus di sana. Pekerja migran Indonesia di sana bisa studi sesuai keinginan dan skil yang diminatinya,” tutur Abdul Rauf.

Mendapat amanah tersebut, Ketua DPW KAPTEN Indonesia, Kadarisman menyatakan siap menjalankannya. Ia pu mengharapkan, arahan dan petunjuk DPP untuk merealisasikan tujuan tersebut.

Mantan Ketua KNPI Kota Batam inipun menyampaikan permohonan maaf tidak bisa menggelar pelantikan dengan meriah. Karena masih di tengah kondisi pandemi.

“Kami maunya digelar meriah. Tapi karena Batam zona merah pandemi kami terpaksa menggelar dengan membatasi kehadiran,” pungkas Kadarisman. (cr09)

Loading...
Loading...