Senin | 26 Oktober 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Warga Batam, Ini yang Harus Dilakukan Jika Nama Anda Tak Terdaftar di TPS Terdekat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, mengumumkan secara serentak nama-nama warga Batam yang berhak memilih pada Pilkada 2020 mendatang.

Dan dimulai hari ini Saptu, 19 September 2020, nama-nama hasil coklis tersebut, dirangkum dalam lembar Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Loading...

“Kemarin sudah kami distribusikan ke kelurahan masing-masing, hari ini sudah harus ditempel di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ungkap Anggota KPU Batam, Sastra Tamami dikutip dari Batamclick.

Agar tidak kehilangan hak suaranya, Setiap warga penting untuk mengecek keberadaan namanya di daftar DPS.

“Ini masih DPS, jadi masih bisa diperbaiki, misalnya jika masih ada nama warga yang belum termuat, maka bisa ditambahkan, sesuai prosedur,” timpal mantan wartawan Batam TV ini.

KTP Setempat tapi tak Terdaftar.

Loading...

Jika ada warga setempat, yang memiliki E-KTP beralamat di lingkungan TPS tersebut, tidak terdaftar di DPS, maka menurut Sastra, yang bersangkutan harus datang ke kelurahan dengan membawa E-KTP dan KK.

“Jika E-KTP nya masih dalam pengurusan, maka wajib membawa Suket, atau Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Disduk, beserta Kartu Keluarga,” tegasnya.

Warga Pindahan.

Nah, jika namanya tidak ada dalam DPS, dan E-KTP yang bersangkutan bukan beralamat di TPS setempat, sementara ia sudah tinggal di situ, maka, ia wajib melapor ke kelurahan asal, sesuai dengan alamat yang tertera di E-KTPnya.

“Datang ke kelurahan sesuai KTP, bawa surat domisili dari RT dan RW tempat tinggal sekarang, minta untuk dipindahkan berkas ke alamat tempat tinggal sekarang,” jelas Sastra.

Sesuai dengan tahapan, masa perbaikan data di DPS ini hanya sampai tanggal 29 September 2020 mendatang.

Warga RT dan RW Harus Proaktif.

Jadi menurut Akademisi Universitas Riau ini, warga beserta RT dan RW harus pro aktif untuk mengecek namanya dan nama warganya di DPS.

Sehingga jika masih ada yang belum terdaftar, dapat segera diproses.

“Mungkin pada saat pemasukan data, ada yang tak termasuk, terlewati atau terentri dua kali. Harap maklum karena kami bekerja dalam waktu yang singkat, itulah makanya ada masa perbaikan data, dari tanggal 19 ini sampai 29 nanti,” jelasnya.

Proses perbaikan atau laporan dari masyarakat tersebut, akan diterima oleh petugas PPS di tiap-tiap kelurahan.

“Kami menerima pengajuan perbaikan data dari masyarakat, untuk selanjutnya, dirangkum kembali dan diplenokan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT),” jelas Sastra.

Karena waktunya sangat singkat, akdemisi bergelar Doktor ini meminta agar warga dapat mengajukan perbaikan secepatnya.

“Karena kalau sudah keluar DPT, maka sangat sulit untuk dilakukan perbaikan,” tutupnya.(*)

Loading...
Loading...