Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

NATUNA

Daeng Amhar Apresiasi Aksi Tolak Omnibus Law Mahasiswa Natuna Damai dan Tertib

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law, terjadi hampir di seluruh Indonesia. Massa yang menolak UU sapu jagat tersebut terdiri dari mahasiswa maupun buruh.

Tak terkecuali, Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, yang turut turun aksi berunjuk rasa didepan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Natuna, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (08/10/2020) siang.

Loading...

Dalam unjuk rasa tersebut, salah seorang Koordinator Lapangan (Korlap) yang mewakili Aliansi Mahasiswa Natuna (AMN) Lingga mengatakan bahwasanya menolak dan mengencam keras pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) cipta kerja, menuntut Presiden RI untuk menerbitkan Perppu cipta kerja dalam pembahasan point Subtansi UU cipta kerja.

Istimewa

Selain itu, peserta unjuk rasa tersebut juga mendesak DPRD Natuna untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait Perppu cipta kerja.

“Kami menuntut DPR RI untuk menghargai aspirasi masyarakat dan mendengarkan keritik masyarakat,” pinta mereka.

Dalam menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar mengapresiasikan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa Natuna.

Loading...

Karena kata Amhar, niat baik para Mahasiswa sangat menjunjung tinggi demi menegakkan aspirasi masyarakat.

Oleh sebab itu, dalam mengambil kebijakan dalam unjuk rasa itu, Daeng Amhar meminta kepada seluruh Maha siswa yang hadir, agar bisa memasuki ruangan rapat paripurna untuk membicara hal lebih lanjut.

“Kami menuntut DPR RI untuk menghargai aspirasi masyarakat dan mendengarkan keritik masyarakat,” pinta mereka.

Dalam menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar mengapresiasikan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa Natuna.

Karena kata Amhar, niat baik para Mahasiswa sangat menjunjung tinggi demi menegakkan aspirasi masyarakat.

Oleh sebab itu, dalam mengambil kebijakan dalam unjuk rasa itu, Daeng Amhar meminta kepada seluruh Maha siswa yang hadir, agar bisa memasuki ruangan rapat paripurna untuk membicara hal lebih lanjut. (alfian)

Loading...
Loading...