Rabu | 21 Oktober 2020 |
×

Pencarian

ANAMBAS

Pasar Impres di Jemaja Ambruk karena 3 Tahun Tak Ada Sentuhan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Pembangunan pasar impres yang menelan anggaran ratusan juta tidak tepat sasaran. Bangunan pasar yang megah ini ambruk karena tidak ada sentuhan dari pemerintah.

Informasi yang diperoleh, pembangunan gedung pasar ini menggunakan dana APBN pusat melalui Kementerian Perdagangan RI ke Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disprindag) Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2012 lalu.

Loading...

Realisasi proyek yang berada di Kecamatan Jemaja, tepatnya di Pelabuhan Berhala (Letung) terkesan dipaksakan atau asal jadi.

Sejak berdiri bangunan belum pernah dimanfaat atau kelola oleh masyarakat. Adapun alasannya karena belum adanya peresmian atau pelimpahan aset kepada pemerintah setempat.

Camat Jemaja, Abdullah Sani mengatakan, hingga kini belum ada kejelasan wewenang terkait kepengurusan aset bangunan tersebut. Dan ia mengakui selaku camat, dirinya tidak berani melakukan pembongkaran.

Kontruksi bangunan yang terkesan rapuh dan tidak adanya sentuhan langsung oleh pemerintah setempat tersebut. Sekitar tahun 2017, tambhanya, akibat dihantam ombak dan angin kencang ambruk secara tiba-tiba.

Loading...

“Kita berharap ada tindaklanjut oleh Dinas terkait, apakah mau dilakukan pemutihan atau pembongkaran supaya lokasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembangunan yang lain,” jelas Abdul Sani ketika ditemui di ruang kerja oleh awak mediakepri.co.id, Rabu, 14 Oktober 2020.

Lokasi berdirinya bangunan, katanya menyebutkan, memang strategis. Karena, katanya, bangunan berada di pelabuhan dan dekat dengan keramaian. Namun sayangnya, ditambahkannya, hingga kini tidak bisa dimanfaatkan.

Secara terpisah, mediakepri.co.id coba menemui Istisubandi, Lurah Letung.

Istisubandi mengatakan sempat menyurati Disprindag Kabupaten Kepulauan Anambas mengabarkan tentang ambruknya pasar impress tersebut dan berharap ada tindakan atau pelimpahan wewenang terhadap bangunan tersebut. Namun sayangnya, Lurah hingga kini belum juga dapat kejelasan.

Hingga berita ini dimuat, belum ada kejelasan terhadap tindakan serius penanganan bangunan. Dan seolah-olah, proyek tersebut tidak bertuan. (ropi)

Loading...
Loading...