Sabtu | 23 Januari 2021 |
×

Pencarian

KEPRI

Ditres Narkoba Polda Kepri Tangkap 3 Tersangka Jaringan Internasional

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Kepri menangkap tiga tersangka atas dugaan tindak pidana narkotika jenis pil ekstasi dan sabu. Pengungkapan jaringan narkoba ini merupakan kerjasama dengan Satres Narkoba Polresta Barelang yang dirilis, Senin, 30 November 2020.

Hasil pengungkapan ini, petugas menangkap tiga tersangka berinisial De, Ac dan Ak alias K. Dari tangan tersangka ini, petugas mengamankan sebanyak 20.000 pil ekstasi dan 8.322 gram sabu

Loading...

Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, Kabid HumaS Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt dan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang.

“Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Kemudian ditindak lanjuti,” kata Darmawan.

Dijelaskannya, tanggal 24 November 2020, sekira jam 16.00 WIB, dilakukan undercover untuk menjemput seorang tersangka inisial De yang membawa narkotika jenis shabu tersebut dari malaysia dengan menggunakan kapal speed boat fiber. Saat tiba dilokasi, katanya, tim langsung melakukan penangkapan dan membawa tersangka ke Perairan Laut Nongsa, Kota Batam.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 buah jerigen warna biru,” kata Wakapolda Kepri ini.

Loading...

Lebih jauh disebutkannya, didalam jerigen tersebut berisikan 5 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk qing shan. Dari 5 bungkus itu, 2 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guan Yin Wang, 1 bungkus sabu yang dibungkus dengan lakban warna coklat dan setiap bungkusan sabu tersebut dibalut lagi dengan pempers merk drypers.

“Dari penangkapan ini kemudian dilakukan pengembangan. Lalu, dilakukan penangkapan terhadap tersangka kedua berinisial Ac di parkiran Hotel Ramayana, Nagoya, Kota Batam. Kemudian tim terus melakukan pendalaman lagi dan didapatkan satu berinisial A yang masih menjadi DPO,” sebutnya.

Dijelaskannya, dari pengembangan narkotika jenis sabu dengan dua orang tersangka, barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Surabaya dan Madura.

“Atas perbuatannya para tersangka diatas dapat dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 123 ayat (1) Undang-Undang no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana Penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt. (r/eddy)

Loading...
Loading...