Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

BENGKALIS

APBD Bengkalis 2021 Sebesar 3.2 Triliun

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis – APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2021 telah disahkan, sebagaimana keputusan yang telah dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis H. Khairul Umam pada Sidang Paripurna Pengesahan APBD Bengkalis, Senin, 30 November 2020.

Dalam keputusan yang dibacakan oleh Ketua DPRD, total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2021 adalah sebesar Rp.3.224.258.422.662,00.

Loading...

Komponen dalam APBD 2021 yakni Pertama, Pendapatan Daerah sebesar Rp.3.045.851.260.501 yang terdiri dari Pendapatan Daerah, Pendapatan Transfer, dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah.

Kedua, Belanja Daerah sebesar Rp.3.224.258.422.662 yang terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer.

Lalu yang ketiga, Pembiayaan Daerah berupa Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp.178.407.162.161.

Rincian APBD tersebut telah mencakup penyelenggaraan pembangunan dalam semua urusan yang menjadi kewenangan daerah terutama urusan konkuren sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD 2021 yaitu pemenuhan terhadap anggaran fungsi pendidikan sebesar minimal 20%, anggaran kesehatan sebesar minimal 10%, anggaran pendidikan dan pelatihan bagi ASN minimal 0,16%, penguatan pembinaan dan pengawasan inspektorat daerah minimal 0,50% dari total belanja daerah

Loading...
Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis H. Khairul Umam saat penandatanganan pengesahan APBD tahun 2021

Selain itu juga dianggarkan penerapan tatanan hidup baru, produktif dan aman dari Covid-19, khususnya untuk pemulihan di bidang ekonomi (pemulihan ekonomi nasional) dengan mengalokasikan anggaran secara memadai guna mendukung kebijakan dari Pemerintah Pusat.

Selain itu, juga dialokasikan anggaran sebagai antisipasi dampak bencana alam seperti banjir dan karhutla untuk Tahun 2021 mendatang.

DPRD Sampaikan Pandangan Umum Fraksi

Ketua DPRD Bengkalis H. Khairul Umam didampingi Wakil Ketua dan Pj. Bupati H. Syahrial Abdi saat pelaksanaan Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD

DPRD Kabupaten Bengkalis sebelumnya telah melaksanakan Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis terhadap Penyampaian Ranperda Tentang RAPBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 202 pada Jumat, 27 November 2020 yang lalu.

Dalam Rapat Paripurna tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis H. Khairul Umam yang didampingi Pj. Bupati H. Syahrial Abdi meminta setiap fraksi agar menunjukkan juru bicaranya untuk menyampaikan Pandangan Umum terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2021.

Dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera melalui Juru Bicaranya Hj. Zahraini menyampaikan terkait dengan serapan pembangunan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) harus dimaksimalkan.

Pemerintah Daerah, ujarnya, perlu mengevaluasi apakah pembangunan yang didanai melalui DAK fisik bisa berdampak signifikan untuk menjadi daya ungkit terhadap perekonomian daerah, serta pelaksanaannya harus diawasi dengan cermat.

Selanjutnya, Fraksi Partai Golongan Karya dengan juru bicara Rahmah Yenny menyampaikan, Fraksi Partai Golkar berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis memiliki strategi tepat dan jitu untuk diterapkan pada kebijakan APBD Tahun Anggaran 2021, agar dapat meningkat lebih baik lagi.

“Pemkab Bengkalis harus punya stfategi yang tepat dan jitu dalam penerapan APBD Tahun Anggatan 2021,” terangnya.

Sementara itu, Febriza Luwu dari Fraksi PDI Perjuangan memberikan catatan yakni salah satunya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mengurangi alokasi anggaran yang tidak memiliki output atau dampak yang besar bagi masyarakat serta fokus mengalokasikan untuk bantuan kemasyarakatan, mengingat dampak pandemic Covid-19 berpengaruh besar dan langsung pada perekonomian masyarakat.

Lalu, Indrawansyah dari Fraksi PAN mengharapkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis hendaknya melakukan pembenahan terhadap pelabuhan RoRo Air Putih dan Sungai Selari.

“Diharapkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melakukan pembenahan Roro Air Putih dan Sungai Selari, segera dibentuk BLU atau sejenisnya untuk mengelola penyebrangan kedepannya,” paparnya.

Kemudian Fraksi Gerindra oleh Juru Bicara H. Arianto menyampaikan, sesuai dengan catatan dan masukan, Fraksi Gerindra berharap lembaga yang terkait dengan pendapatan, agar terus menggali sumber-sumber pungutan daerah yang belum maksimal, berdasarkan ketentuan yang memenuhi kriteria pungutan daerah yang baik dan benar.

“Lembaga yang terkait dengan pendapatan, sebaiknya memaksimalkan sumber-sumber pungutan daerah sesuai ketentuannya,” ujarnya.

Lalu, Fraksi Gabungan Suara Rakyat oleh Firman menyampaikan, berkenaan dengan belanja daerah, kami ingatkan agar pemerintah Kabupaten Bengkalis konsisten dengan RPJMD dan akan memprioritaskan pada program yang memihak kepentingan masyarakat dan kebutuhan masyarakat.

“Pemkab Bengkalis harus konsisten dengan RPJMD dan memprioritaskan program yang memihak kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Terakhir Surya Budiman dari Fraksi Kebangkitan Bintang Indonesia menyampaikan terkait dengan sekolah-sekolah swasta terutama sekolah agama hendaknya menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mendapatkan sentuhan dalam APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2021.

“Sekolah agama hendaknya menjadi perhatian khusus begitu pula sekolah-sekolah swasta lainnya agar mendapatkan sentuhan dalam APBD Bengkalis Tahun Anggaran 2021,” ungkapnya.

Setelah disampaikan pandangan umum fraksi, Pj. Bupati Bengkalis H. Syahrial Abdi menyampaikan jawabannya di depan Ketua DPRD H. Khairul Umam beserta seluruh anggota yang hadir, diantaranya Fraksi PKS oleh Hj. Zahraini, Fraksi Partai Golongan Karya Rahmah Yenny, Fraksi Gerindra oleh H. Arianto, Fraksi PDI Perjuangan oleh Febriza Luwu, Fraksi PAN dengan jubir Indrawansyah, Fraksi Gabungan Suara Rakyat oleh Firman, dan Fraksi Kebangkitan Bintang Indonesia Surya Budiman.

Pj. Bupati Bengkalis H. Syahrial Abdi saat memberi jawaban terkait pandangan umum fraksi dalam Sidang Paripurna DPRD Bengkalis.

Syahrial Abdi berterima kasih atas segala masukan dan saran yang disampaikan oleh setiap fraksi dan ia mengatakan, Pemkab Bengkalis akan terus berusaha mengoptimalkan segala program dan kegiatan pembangunan yang berkaitan langsung dengan kemasyarakatan.

Dari jawaban yang diberikan, Anggota DPRD Hendri mengingatkan kepada Pj. Bupati dan Sekda sebagai ketua TAPD agar hasil pembahasan yang tertuang dalam Berita Acara menjadi bagian tidak terpisahkan dari RKA. Dan Pokir-Pokir anggota dewan harus menjadi perhatian khusus untuk diakomodir seluruhnya di RKA tersebut.

Selanjutnya, Zuhandi menyinggung terkait ketahanan pangan Kabupaten Bengkalis, khususnya Provinsi Riau pada umumnya.

“Berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor P.24/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2020 tentang penyediaan kawasan hutan untuk pembangunan Food Estate. Kecamatan Siak Kecil sudah mengajukan 8.000 hektar dari total 27.000 hektar untuk Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis, diharapkan Pj. Bupati Bengkalis agar dapat mengakomodir sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelayanan RoRo, Irmi Syakip Arsalan mengapresiasi Pj. Bupati yang telah meningkatkan pelayanannya. Namun ia menginginkan agar fasilitas ruang tunggu dan toilet turut jadi perhatian khusus dan dibenahi pada Tahun Anggaran 2021.

“Berkaitan dengan sekolah swasta dan sekolah agama, Dinas Pendidikan hampir 6 tahun belum merealisasikan bantuan fisik untuk sekolah agama. Karena itu pada pandangan umum kami sampaikan kepada Pj. Bupati untuk memberikan perhatian kepada dinas terkait khususnya Dinas Pendidikan,” tegas Ikip.

Hal itu ia sampaikan karena ia tidak ingin seolah-olah sekolah swasta “dianaktirikan” khususnya sekolah agama. Sehingga pemerintah dapat lebih menyentuh masyarakat melalui kebijakan APBD Kabupaten Bengkalis. (juny)

Loading...
Loading...