Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

EKONOMI POLITIK

Didorong Potensi Stimulus Fiskal, Rupiah Berpeluang Menguat

MEDIAKEPRI.CO.CO.ID, Jakarta – Didorong optimisme pelaku pasar terhadap potensi stimulus fiskal di Amerika Serikat, Rupiah dibuka menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 14.120 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp 14.130 per dolar AS.

“Dua sentimen positif yaitu potensi stimulus fiskal AS dan pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang masih ingin mempertahankan pelonggaran moneter untuk membantu pemulihan ekonomi AS, membantu melemahkan nilai tukar dolar terhadap nilai tukar lainnya,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu, 2 Desember 2020.

Loading...

Dilansir republika.co.id, Presiden AS terpilih Joe Biden mendesak kongres untuk mengeluarkan paket tambahan stimulus yang berhasil membuat investor optimistis. Terlepas dari optimisme tersebut, Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell memperingatkan anggota parlemen bahwa ekonomi AS tetap dalam keadaan krisis yang tidak pasti pada kesaksian sidang di depan Komite Perbankan Senat semalam.

Ariston menuturkan indeks dolar AS juga terus menciptakan level terendah baru di 2020 yaitu di posisi 91,19. Menurut Ariston, sentimen tersebut mungkin mampu mendorong penguatan nilai tukar rupiah yang kembali melemah pada Selasa, 1Desember 2020 kemarin.

“Di sisi lain kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia bisa menekan nilai tukar rupiah,” ujar Ariston.

Setelah ditutup pada Selasa, 1 Desember 2020 melemah 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 14.130 per dolar AS. Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp 14.050 per dolar AS hingga Rp 14.200 per dolar AS.(*)

Loading...
Loading...
Loading...