Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

NATUNA

Menutup Tahun 2020, DJBC Kepri Gagalkan Penyelundupan 18 Ton Pasir Timah di Perairan Natuna

MEDIAKEPRI,CO.ID, Natuna – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau menutup tahun 2020 dengan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditi ilegal di wilayah hukumnya.

Unit Patroli Bea Cukai berhasil amankan penyelundupan Komoditi berupa pasir timah yang diangkut oleh KM Dellen Jaya GT 33 di sekitar perairan Kabupaten Natuna pada Minggu 27 Desember 2020.

Loading...

Dilansir dari kabarbatam.com, Kapal dengan muatan pasir timah seberat 18 ton yang dimasukkan ke dalam 360 karung itu diduga akan diselundupkan ke negara tetangga Malaysia.

“Kapal tersebut membawa pasir timah tanpa dokumen kepabeanan, estimasi nilai barangnya adalah Rp 2,7 milyar,” ujar Agus Yulianto, Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau dalam siaran persnya, Kamis, 31 Desember 2020.

Agus mengatakan bahwa pasir timah termasuk salah satu komoditi yang dilarang ekspornya. Larangan itu sendiri berdasarkan Permendag Nomor 32 Tahun 2018 tanggal 2 Februari 2018.

Disebutkan, bahwa biji timah dan konsentratnya merupakan produk industri pertambangan yang dilarang untuk diekspor.

Loading...

“Saat ini, kapal beserta dengan nahkoda beserta 3 orang ABK dan muatannya dibawa menuju Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Agus.

“Diduga KM Dellen Jaya GT 33 telah melanggar 102a UU No. 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas undang-undang nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan,” tambahnya.

Upaya pengawasan di wilayah Kepulauan Riau yang berbatasan dengan negara tetangga secara kontinyu dilakukan oleh Bea Cukai.

Bahkan di masa pandemi yang telah berlangsung sekian lamanya. Pengawasan dalam bentuk operasi patroli laut bea cukai secara mandiri maupun terkoordinasi dilakukan untuk memastikan penegakan hukum di wilayah tersebut, serta memberantas upaya penyelundupan. (*)

Loading...
Loading...