Sabtu | 23 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Rampas Uang 60 Juta, Ini Kronologi Sopir Truk Ayam Tewas Ditembak Begal

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lampung – Dituduh membawa sabu, seorang sopir truk yang bernama Anggi Prayitno (22), pengangkut ayam potong tewas ditembak begal.

Anggi yang merupakan korban begal itu tewas di rumah sakit.

Loading...

Kapolres Mesuji AKBP Alim mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Desa Margojadi, Kecamatan Mesuji Timur, Sabtu, 26 Desember 2020 sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketika itu korban bersama rekannya, HBI, mengendarai truk dari Desa Tri Karya Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, membawa ayam potong pesanan seorang pembeli berinisial GMT di Desa Margojadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat tiba di desa tujuan, Anggi dan HBI menurunkan muatan ayam potong tersebut dan memindahkannya ke mobil pikap milik GMT.

Ketika memindahkan muatan, tiba-tiba datang dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor menghampiri mereka.

Loading...

“Saat menurunkan muatan, datang dua orang tidak dikenal mengendarai sepeda motor menghampiri korban dan kedua saksi,” kata Alim dikutip dari tribunnews.com, Minggu 27 Desember 2020.

Mereka menduga bahwa kedua orang itu merupakan preman di wilayah tersebut, bahkan mereka memberi uang sebesar Rp 50.000. Dan kedua orang tak dikenal itu pergi setelah mengambil uang Rp 50.000 dari GMT.

Setelah pekerjaannya usai, Anggi dan HBI melanjutkan perjalanan ke Desa KTM.

Namun, di tengah perjalanan, mereka dihentikan dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor tadi.

Berdasarkan keterangan HBI, salah satu pelaku yang mengendarai sepeda motor itu sempat menuduh mereka membawa narkoba jenis sabu.

Setelah dihentikan, pelaku meminta korban dan rekannya turun dari truk. Saat turun, salah satu pelaku menembak paha kiri Anggi.

Pelaku itu juga merampas uang sebesar Rp 60 juta yang merupakan hasil penjualan ayam potong. Setelah itu, mereka kabur dari lokasi.

“Kami sudah olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara,” kata Alim.

Alim mengatakan, Anggi sempat dilarikan ke RS Puri Husada di Desa Simpang Mesuji.

Tetapi, korban tewas karena diduga kehabisan darah akibat luka tembak yang dideritanya.

“Kami sedang memeriksa sejumlah saksi dan bukti-bukti di lokasi kejadian,” kata Alim. (*)

Loading...
Loading...