Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

EKONOMI POLITIK

Bitcoin Diprediksi Jadi Pengganti Emas yang Sempat Pingsan Beberapa Pekan Terakhir

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Beberapa ahli berpendapat, satu kemungkinan alasan kenaikan harga Bitcoin yang luar biasa baru-baru ini adalah arus keluar investor besar-besaran dari lindung nilai inflasi populer lainnya yaitu emas.

Spot emas pingsan selama seminggu terakhir, jatuh 4,62% menjadi $ 1,857. Sementara Bitcoin, naik lebih dari 40% dari posisi terendah $ 28.000 atau sekitar Rp395 juta pada minggu lalu.

Loading...

Dilansir dari wartaekonomi.com, dalam sebuah Tweet pada hari Jumat, Charlie Morris, pendiri dan CIO di ByteTree Asset Management, mengatakan bahwa kemunduran emas mungkin disebabkan oleh investor yang pindah ke Bitcoin.

“Dengan imbal hasil obligasi naik dan ekspektasi inflasi turun hari ini, #gold terpukul. Ini membenarkan penjualan $ 50, tetapi harga turun $ 120. Saya akan menghubungkan kelebihannya dengan arus yang bergerak menuju #Bitcoin,” kata Morris dikutip dari Cointelegraph, Senin, 11 Januari 2021.

Pergerakan ini bisa menjadi tanda peningkatan status Bitcoin sebagai kelas aset yang sah.

Emas dan Bitcoin telah lama dikaitkan karena keduanya dipandang sebagai cara untuk melindungi kekayaan dari inflasi dan ketidakpastian makro ekonomi, tetapi jika pergerakan harga selama seminggu terakhir merupakan indikasi, bagaimanapun Bitcoin mungkin memenangkan perlombaan naratif.

Loading...

Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, kepala pendapatan Coinshares Frank Spiteri mengatakan bahwa narasi seputar Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi semakin meningkat “dalam menghadapi lingkungan kebijakan moneter yang sangat tidak konvensional.”

Sepertinya kita berada di tengah kebangkitan bersamaan di antara institusi terhadap Bitcoin sebagai penyimpan aset nilai yang tidak berkorelasi,” katanya. (*)

Loading...
Loading...