Minggu | 17 Januari 2021 |
×

Pencarian

OPINI

Dampak Hujan Berintensitas Tinggi Terhadap FASUM di Kota Tanjungpinang

Perubahan iklim adalah perubahan suhu, curah hujan dan pola angin yang terjadi dalam beberapa waktu. Perubahan iklim ini juga sangat memberi banyak masalah pada lingkungan seperti menyebabkan banjir, tanah longsor, dan lainnya. 

Dari awal tahun 2021 Kota Tanjungpinang dilanda hujan dengan intensitas tinggi yang membuat sebagian wilayah di Kota Tanjungpinang terendam air atau banjir.

Loading...

Menurut informasi dari BMKG hal ini terjadi karena angin utara yang memiliki kecepatan 5 sampai 35 kilometer per jam, yang membuat hujan yang tidak ada henti-hentinya.

Banjir yang terjadi diperkirakan sekitar sepinngang orang dewasa dan sejumlah barang berharga pun tidak terselamatkan. Akibat dari banjir dan juga tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah Kota Tanjungpinang ini juga berdampak pada fasilitas umum ( FASUM ). Beberapa FASUM mengalami kerusakan seperti jalan dan batu miring.

Diketahui ada 9 titik FASUM yang rusak karena bencana alam banjir dan tanah longsor di Tanjungpinang yaitu Jl. Sultan Abdul Rahman, Jl. Darusalam A, Jl. Darusalam B, Jl. Matador, Gang Tanjung Kelurahan Kamboja, Gang Puncak Indah, Jl. Timbul Jaya, Jl. Batu Kucing, dan Jl. Gatot Subroto.

Melihat kerusakan-kerusakan yang terjadi Pemerintah Kota Tanjungpinang menganggarkan Rp. 1,4 Miliar untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak dimana Dana tersebut berasal dari Biaya Tidak Terduga (BTT) Pemko Tanjungpinang.

Loading...

Sementara itu selain rusaknya FASUM akibat banjir dan tanah longsor, rumah warga di perumahan juga rusak dan Walikota Tanjungpinang mengatakan untuk perumahan yang rusak akan ditanggung perbaikannya oleh pihak developer atau pengembangannya.

Sebaiknya perbaikan FASUM harus disegerakan seperti apa kata Walikota tanjungpinang karena akses jalan yang dibutuhkan masyarakat. Meskipun dalam perbaikan tersebut terdapat kesulitan bagi para pekerja untuk memperbaiki karena hujan yang berintensitas tinggi masih melanda Kota Tanjungpinang. Tetapi seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang berharap adanya kemajuan dalam perbaikan FASUM terutama akses jalan. 

Penulis : Tika Ayu Cahyanti
Universitas Muhammadiyah Malang

Loading...
Loading...