Minggu | 07 Maret 2021 |
×

Pencarian

KARIMUN

Dijadwalkan Februari Mendatang, Bupati Karimun Aunur Rafiq Siap Divaksin

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau dipastikan mendapat giliran pogram vaksinasi Covid -19 tahap pertama pada Februari 2021 mendatang.

“Kurang lebih sebanyak 1.000 dosis vaksin akan kita terima untuk program vaksinasi ini,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, dikutip dari kabarbatam.com, pada Sabtu, 16 Januari 2021.

Loading...

Bupati menyebut pihaknya juga sudah melakukan segala persiapan menjelang program vaksinasi tersebut.

Salah satunya, kata dia, sudah menyiapkan tim vaksinasi yang diketuai langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Karimun.

“Vaksin yang tiba akan langsung dilakukan penyebaran ke Puskesmas, Rumah Sakit Umum atau Swasta dan Kantor Kesehatan Pelabuhan,” kata Rafiq.

Sementara perihal pelaksanaan program vaksinasi pertama, Rafiq mengatakan hal itu tergantung kesiapan tim penyelenggara, kesiapan penerima vaksin, dan sudah dilakukannya sosialisasi ke masyarakat dengan baik.

Loading...

“Karena, didalam SOP para penerima vaksin harus dilakukan pengecekan dulu untuk dilihat riwayat kesehatannya dan jika sudah memenuhi persyaratan baru bisa dilakukan vaksinasi itu,” jelas Rafiq.

“Jika tidak memenuhi syarat, penerima vaksin akan kita tunda dulu,” tambahnya.

Perihal, siapa saja yang akan menerima vaksinasi tahap pertama itu, Rafiq menyebut berdasarkan pendataan yang dilakukan akan memprioritaskan tenaga kesehatan (nakes) dan pejabat publik terlebih dahulu.

“Insya allah awal februari sudah dilaksanakan, masyarakat diharap bersabar dulu karena sesuai instruksi pemerintah vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan dan pejabat publik,” Kata Rafiq.

Lebih lanjut, Rafiq meyakini nantinya pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat di Kabupaten Karimun bakal berjalan sukses tanpa adanya keraguan di tengah masyarakat.

Hal itu dikarenakan, pihaknya akan lebih dulu melakukan berbagai sosialisasi untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang program vaksinasi.

“Kita akan lakukan sosialisasi dulu agar masyarakat memahami vaksin ini dengan baik sehingga tidak terjadi keraguan, terlebih vaksin itu sendiri sudah direkomendasikan uji klinis nya dan halal dari MUI,” ungkap Rafiq.

Ketika disinggung perihal kesiapan dirinya sebagai penerima vaksin dari Sinovac yang dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi Tiongkok tersebut.

Rafiq mengaku sebagai pejabat publik yang melayani masyarakat dan warga negara indonesia yang baik dirinya sangat siap.

“Sebagai pejabat publik saya tentunya sudah siap. Namun, tetap tergantung hasil pengecekan kesehatan oleh dokter apakah layak untuk menerima vaksin itu,” ucap Rafiq.

Bahkan, Rafiq menyatakan bahwa pihaknya siap bertanggung jawab seandainya program vaksinasi itu menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Vaksinasi ini kan program pemerintah pusat tentu kita siap, kita kan ada tim medis yang sangat berhati-hati dalam pemberian vaksin ini untuk siapa-siapa saja yang boleh dan tidak boleh menerimanya,” ujar Rafiq.

Terakhir, orang nomor satu di Karimun ini mengajak masyarakat untuk mendukung penuh program vaksinasi oleh pemerintah pusat.

“Mari dukung program pemerintah pusat tentang pemberian vaksin ini. Khususnya, masyarakat karimun percayakan pada pemerintah dan jangan ragu, mari kita dukung program vaksinasi ini,” pungkasnya. (*)

Loading...
Loading...