Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Gunung Merapi di Yogyakarta Mengeluarkan 4 Kali Awan Panas

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yogyakarta – Gunung Merapi mengalami peningkatan aktivitas vulkanik pada Kamis 7 Januari 2021. BPPTKG Yogyakarta mencatat pada Kamis 7 Januari 2021 terjadi 4 kali awan panas guguran dan 19 kali guguran lava pijar di Gunung Merapi.

“Awan panas guguran pertama terjadi pada pukul 08.02 WIB dengan tinggi kolom 200 meter dan jarak luncur kurang dari 1 kilometer. Awanpanas guguran ini tercatat diseismogram memiliki amplitudo 28 mm dan durasi 155 detik dan mengarah ke Kali Krasak,” ujar Kepala BPPTKG Yogyakarta dikutip merdeka.com pada Jumat 8 Januari 2021.

Loading...

Sementara, awan panas guguran kedua terjadi pada jam 12.50 WIB dengan amplitudo 21 mm dengan durasi 139 detik. Hanik menuturkan awanpanas guguran ini memiliki tinggi kolom 200 meter, jarak luncur maksimal 300 meter dan mengarah ke Kali Krasak.

“Awanpanas guguran ketiga terjadi pukul 13.15 WIB. Awanpanas guguran ini memiliki amplitudo 10 mm dan durasi 101 detik. Awanpanas guguran meluncur dengan jarak kurang lebih 400 meter dan mengarah ke Kali Krasak,” tutur Hanik.

Hanik menjabarkan awanpanas keempat terjadi pada pukul 14.02 WIB dengan amplitudo 10 mm dan durasi 92 detik. Awanpanas, sambung Hanik, tidak teramati secara visual karena cuaca disekeliling Gunung Merapi berkabut.

“Pada Kamis 7 Januari 2021 teramati 19 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 800 meter. Guguran lava pijar mengarah Kali Krasak,” ungkap Hanik

Loading...

Hanik menambahkan selama pemantauan di hari Kamis 7 Januari 2020, tercatat ada 117 kali gempa guguran, 99 kali gempa embusan, 251 kali gempa fase banyak, dan 45 kali gempa vulkanik dangkal.

BPPTKG Yogyakarta hingga saat ini masih menetapkan Gunung Merapi pada status siaga atau level II.

Penetapan status siaga ini sudah dilakukan sejak 5 November 2020 lalu. BPPTKG Yogyakarta merekomendasikan radius bahaya Gunung Merapi berada 5 kilometer dari puncak. (*)

Loading...
Loading...