Sabtu | 23 Januari 2021 |
×

Pencarian

PENDIDIKAN KESEHATAN

Ini Alasan Anggota Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning Tyas Jadi Orang Pertama Tolak Vaksin Covid-19

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning Tyas mengeklaim, menjadi penolak pertama vaksin Covid-19 di Indonesia.

Padahal Presiden Joko Widodo yang satu partai dengan Ribka menerima suntikan vaksin Sinovac pada Rabu 13 Januari pagi WIB.

Loading...

Dilansir dari republika.co.id, pemberian vaksin pada seseorang tak bisa dipaksakan. Dan jika dipaksa bisa saja melanggar hak asasi manusia (HAM) ujar politikus PDIP itu

“Jangan main-main, saya yang pertama bilang saya menolak vaksin, kalau dipaksa ya pelanggaran HAM.

Enggak boleh maksa begitu, makanya saya tanya (vaksin) ini yang katanya mau digratiskan?” kata Ribka dalam rapat kerja dengan

Ribka menjelaskan, sikap penolakannya muncul setelah mendengar pernyataan dari PT Bio Farma yang menyebut belum melakukan uji klinis tahap ketiga.

Loading...

Selain itu, ia memantau sebagian vaksin yang pernah diterima Indonesia justru memperburuk keadaan pasien.

“Vaksin untuk antipolio malah lumpuh layu di Sukabumi terus antikaki gajah di Majalaya mati 12 (orang).

Karena di India ditolak, di Afrika ditolak, masuk di Indonesia dengan (anggaran) Rp 1,3 triliun waktu saya ketua komisi,” ujar Ribka.

Ribka tetap enggan menerima suntikan vaksin dari merek apapun.

Faktor usianya yang telah menyentuh angka 63 tahun juga menjadi pertimbangan penolakan vaksin.

Ribka bahkan rela membayar sanksi bersama keluarganya daripada mesti disuntik vaksin.

“Saya sudah 63 tahun nih, mau semua usia boleh tetap, misalnya pun hidup di DKI semua anak cucu saya dapat sanksi lima juta mending gue bayar,” ujar Ribka. (*)

Loading...
Loading...