Minggu | 07 Maret 2021 |
×

Pencarian

PENDIDIKAN KESEHATAN

Ini Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak Selama Bekerja

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tahun 2021 tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Pandemi masih ada, meski vaksin mulai digunakan. Kebanyakan orang juga masih beraktivitas dan bekerja di rumah.

Ahli saraf Faye Begeti mengatakan, kehidupan selama karantina tak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tapi juga mental dan otak. Karena itu, dia menyarankan melakukan kebiasaan menyehatkan otak selama di rumah .

Loading...

Berikut 8 cara menjaga kesehatan otak selama di rumah dikutip dari tempo.co.id

1: Bangun dan tidur di jam yang sama setiap hari

“Di dalam bagian kecil di tengah otak, seukuran sebutir beras, ada sekelompok sel yang disebut nukleus suprachiasmatic. Mereka membentuk jam tubuh internal utama kita,” kata Begeti, seperti dilansir dari Well + Good, Selasa, 19 Januari 2021.

Inti suprachiasmatic melepaskan pembawa pesan kimiawi untuk membuat kita waspada atau mengantuk, tergantung waktu. Jadi, penting menyelaraskan jam internal dengan waktu bangun dan tidur, bahkan di akhir pekan. Jika berusaha melawannya, Anda bisa merasakan energi tidak optimal di jam kerja.

Loading...

2: Patuhi rutinitas

Begeti mengatakan sifat manusia menginginkan rutinitas. “Jika rutinitas terganggu, maka kita harus lebih banyak memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Ini memberi tekanan pada bagian keputusan otak, lobus frontal, yang memiliki energi terbatas dan bisa lelah.”

Sederhananya, menjalankan rutinitas membutuhkan lebih sedikit energi mental daripada melakukan pekerjaan tanpa terjadwal.

Otak kita membentuk asosiasi dan koneksi. Misalnya, otak mengasosiasikan piama dengan bersantai, jadi menghabiskan sepanjang hari degan piama makan bekerja pun bisa santai.

3: Berjemur di pagi hari

Paparan cahaya alami membantu menjaga jam internal tubuh. “Tidak mendapatkan cukup cahaya alami mungkin berarti kita merasa lesu di siang hari dan terjaga di malam hari, terutama jika ada cahaya berlebih dari layar,” katanya. Jadi, berjalan-jalan atau joging di luar ruangan di pagi hari bisa membantu.

4: Batasi membaca berita

Begeti mengatakan bahwa berita yang berlebihan, terutama di tahun yang melelahkan ini, tidak baik untuk kesehatan mental dan kognitif. Dia merekomendasikan mengatur waktu membaca berita.

5: Lakukan hobi

“Apakah itu mengamati tanaman tumbuh atau membuat proyek kerajinan, lakukan sesuatu yang membantu Anda memahami apa yang terjadi selama periode waktu yang hilang,” kata Begeti.

6: Rencanakan tiga hal favorit

Begeti menyarankan untuk mencatat tiga hal favorit yang dinantikan sepanjang hari. “Dopamin, bahan kimia utama di otak kita yang menandakan penghargaan, dilepaskan saat kita menikmati hal-hal favorit, seperti latte atau acara TV favorit. Begitu juga saat menantikannya,”

Itulah sebabnya, hanya menantikan sesuatu yang disukai saja sudah bikin senang.

7: Memikirkan hal positif

“Cobalah untuk berpikir positif tentang diri sendiri setiap kali becermin. Ini akan terasa dipaksakan pada awalnya, tetapi seiring waktu, akan menjadi otomatis dan akan berdampak positif,” kata Begeti.

Kebiasaan sehari-hari ini tidak hanya akan membuat Anda merasa lebih percaya diri dalam waktu lama.

8: Lakukan peregangan dan latihan ringan

Melakukan squat sambil mengeringkan rambut, lunge sambil menunggu kopi diseduh, melakukan peregangan saat ada panggilan kerja, dan lainnya dapat membantu otak befungsi dengan baik.

“Dalam jangka pendek, aktivitas fisik melepaskan endorfin yang dapat membuat kita merasa lebih waspada, meningkatkan mood, serta memfasilitasi pembelajaran dan memori.

Dalam jangka panjang, ini melepaskan bahan kimia seperti faktor neurotropik yang diturunkan dari otak yang memelihara sel-sel otak kita dan melindunginya dari kerusakan dan efek penuaan dan penyakit,” katanya.

Jadi, luangkan sedikit waktu untuk melakukan hal-hal sederhana itu selama bekerja di rumah. Demi kesehatan otak. (*)

Loading...
Loading...