Senin | 12 April 2021 |
×

Pencarian

ANAMBAS

Tingkatkan Konektivitas, BUMdes Tujuh Kunci Desa Batu Belah Butuh Penambahan Armada Roro

Pelayaran Kapal Roro di Desa Batu Belah Kabupaten Anambas. Foto : Ropi

MEDIAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Saat ini BUMDes Tujuh Kunci Desa Batu Belah Kecamatan Siantan Timur mengsiagakan satu unit kapal Roro dengan melayani rute Desa Batu Belah menuju Temburun dan sebaliknya setiap hari.

Melihat dari kebutuhan ke depan, BUMDes tersebut membutuhkan penambahan armada dengan kapasitas yang lebih besar. Karena wilayah Siantan Timur berada di daerah terpencil dan sangat memerlukan transportasi laut yang memadai.

Loading...

Saat ini kata Kepala Desa Batu Belah Babandi kepada mediakepri.co.id melalui saluran telepon Kamis 25 Februari 2021, BUMDes Tujuh Kunci telah mengsiagakan satu unit kapal Roro melayari rute Desa Batu Belah menuju Temburun setiap hari.

Ke depan dilihat dari kebutuhan kata Babandi, BUMDes Tujuh Kunci Desa Batu Belah akan mengupayakan penambahan armada Roro dengan kapasitas yang lebih besar.

“Tidak menutup kemungkinan untuk penambahan armada memang sangat dibutuhkan, karena wilayah Siantan Timur berada di daerah terpencil dan sangat memerlukan transportasi laut yang memadai “ujar Babandi.

Apa yang telah dilakukan saat ini, Babandi pun berharap ada perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Anambas. “Harapannya, pemerintah daerah  ada perhatian. Kalau dapat kita ingin dibantu kapal Roro yang berkapasitas lebih besar, ” ulang Babandi

Loading...

Menurut Babandi keberadaan kapal Roro sangat istimewa. Tujuannya, selain peningkatan konektivitas antar wilayah, pelayaran Roro sekaligus  mendukung program pemerintah serta mampu meningkatkan PAD.

Sebagaimana diketahui, pengoperasian satu unit kapal Roro saat ini telah mampu menyumbang pemasukam kepada PAD.

Setakat ini, dengan ongkos yang relatif murah  sebesar Rp10.000 per penumpang dewasa, BUMdes 7  Kunci telah meraup omset sebesar Rp9.000.000 hingga Rp10.000.000 per bulan.

“Syukur, saat ini Kapal Roro selalu siap melayani masyarakat. Dengan kapasitas 20 penumpang, mampu memberikan peluang kerja baru untuk warga khusus di desa setempat, ” ungkap Babandi. (ropi)

Loading...
Loading...