Senin | 12 April 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Mantap! Kerajinan Tangan Warga Binaan Rutan Batam Nangkring di Hotel Loh

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sejak diresmikannya bengkel Mebeler Rumah Tahanan (Rutan) Batam pada Juni 2020 lalu, sudah menghasilkan berbagai kerajinan yang dikerjakan langsung warga binaan.

Kerajinan tangan yang dihasilkan dari Bengkel Mebeler hingga saat ini mulai dari keset kaki, asbak rokok, kursi, tempat tisu, dan bufet, rak TV dan masih banyak lagi.

Loading...

Kerajinan tangan itu sebagian besar digunakan untuk Rutan Batam dan pesanan dari pengusaha di Batam.

“Sudah banyak yang dikerjakan dan dihasilkan warga binaan di bengkel Mebeler. Hasilnya ada yang digunakan di dalam Rutan ada juga pesanan orang luar Rutan,” ujar Kepala Rutan Klas IIA Batam, Yan Patmos, Rabu, 3 Maret 2021.

Ia menuturkan, kegiatan bengkel Mebeler untuk mengenalkan produk-produk yang dibuat para warga binaan. Begitu juga untuk mensosialisasikan kegiatan pembinaan di dalam rutan kepada masyarakat.

“Masyarakat tahunya warga binaan hanya dikurung dan dibatasi ruang geraknya. Namun sesungguhnya walaupun mereka berada di dalam tahanan, mereka tetap diberi kesempatan untuk berkarya, menghasilkan sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara. Buktinya, hasil karya mereka seperti keset kaki sudah banyak dipesan pengusaha hotel di Nagoya,” jelas Patmos.

Loading...

Diharapkan, melalui kegiatan ini masyarakat tidak memandang sebelah mata lagi, dengan banyaknya karya yang dihasilkan warga binaan Rutan Batam.

“Masyarakat pun diharapkan serta merta membantu kami. Sesungguhnya ada tiga komponen yang tidak boleh lepas dari pembinaan yakni peran warga binaan, petugas dan masyarakat,” pintanya.

Dengan masyarakat dapat menerima keberadaan warga binaan, sama halnya membantu pihak Rutan Batam melakukan pembinaan. Tentu itu sangat berguna.

Kepala Rutan Batam juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam yang telah memberikan kesempatan untuk dapat mengenalkan produk-produk yang dihasilkan waega binaan.

Sementara, salah satu warga binaan mengutarakan, jika pelatihan yang diberikan pihak Rutan sangat berguna saat keluar nanti.

“Selama di dalam rutan kami diberikan pelatihan cara memproduksi cara berkontribusi kepada masyarakat. Ini suatu modal nanti ketika kami kembali ke tengah-tenga masyarakat,” ungkap warga binaan itu. (kmg)

Loading...
Loading...