Senin | 12 April 2021 |
×

Pencarian

EKONOMI POLITIK

Terkait Sistem Upah Baru, Ini Harapan ke Pengusaha dan Buruh

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sejumlah aturan baru terkait Ketenagakerjaan sebagai aturan turunan UU Cipta Kerja di keluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

Dirjen Binwasnaker dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Haiyani Rumondang mengatakan harapannya kepada para pengusaha, pekerja/buruh atau serikat pekerja/buruh dan terlebih khususnya bagi pengawas ketenagakerjaan terhadap perubahan dan penyempurnaan kebijakan pengupahan ini.

Loading...

“Semoga pengusaha bisa mematuhi semua ketentuan yang sudah ditetapkan, dan menggunakan fasilitas kebijakan yang memudahkan kegiatan secara bijak dan porposional dengan tetap mengedepankan itikad baik, musyawarah dan mufakat, ujarnya dikutip dari salah satu media online.

Selain itu ia berharap, para pengusaha jalin kemitraan kepada pekerja dan menjadikan pekerja sebagai aset yang harus dikelola dengan baik.

“Tak hanya kembangkan usaha namun juga bisa membantu pembangunan negara serta turut menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan hak-hak ketenagakerjaaan bagi para pekerjanya,” ungkap Haiyani.

Sedangkan bagi para pekerja/buruh atau serikat pekerja/buruh, Kemnaker berharap agar dapat bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab, tingkatkan kompetensi diri serta jeli melihat peluang untuk pengembangan karir dan penghasilan, selalu menjadi patner musyawarah yang produktif dan menjadi bagian yang penting dalam setiap peran/jabatan/tugas.

Loading...

“Sehingga dapat memberikan konstribusi yang signifikan dalam pengembangan usaha yang tentunya akan berdampak kepada kelangsungan bekerja dan kesejahteraan pekerja dan keluarga,” tambahnya.

Haiyani juga menegaskan bahwa peran pengawas ketenagakerjaan sangat penting. Tidak hanya memastikan penerapan dan penegakan hukum, namun juga perlu melakukan pembinaan, advokasi dan mendorong pihak pengusaha dan pekerja serta stakeholder yang terkait.

“Untuk bersama-sama melakukan penyesuaian dan pemenuhan semua ketentuan dan mencari inovasi-inovasi untuk menciptakan kondisiyang harmonis, saling pengertian dan sekaligus produktif, sehingga kondisi ketenagakerjaan tidak menghambat bahkan dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi,” jelasnya. (dhani)

Loading...
Loading...