Senin | 17 Mei 2021 |
×

Pencarian

ANAMBAS

Penambahan Jaringan Fiber Optik Bawah Laut di Anambas, PT Telkom Group Turun ke Titik Lokasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Tim Survey PT Telkom Group dan pihak konsultan melakukan survey sudah turun ke Kecamatan Jemaja dan Pulau Matak guna mencari titik lokasi penambahan pembangunan jaringan Sistem Komunikasi  Kabel Fiber Optik Bawah Laut.

Penambahan jaringan tersebut dalam rangka peningkatan dan perluasan jaringan akses telekomunikasi sinyal 4G Telkomsel di wilayah Kabupaten Anambas. Hal ini akan memperkuat sinyal internet dan seluler di wilayah Kecamatan Jemaja dan Palmatak pada tahun ini.

Loading...

Survey lokasi yang didampingi dinas terkait itu melaksanakan pergelaran lending point kabel optik bawah laut yang menghubungkan dari  Tarempa ke Pulau Jemaja dan dari Tarempa ke Pulau Matak.

“Alhamdulillah, saat ini tim konsultan dan pihak Telkom Group sudah datang hari ini Sekasa 26 April 2021 untuk melakukan survei ke dua lokasi tersebut, “kata Bupati Anambas Abdul Haris kepada awak media.

Dengan turunnya tim tersebut, pembangunan kabel optik yang sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat Anambas itu semoga cepat  dilaksanakan.

”Kita minta nantinya pihak Telkom  mengerjakan pekerjaan untuk fokus di Anambas dalam pekerjaan kabel bawah laut agar bisa segera terselesaikan dan bisa di nikmati oleh masyarakat, “harapnya.

Loading...

Selain itu, Abdul Haris memastikan bahwa ia bersama Wan Zuhendra akan giat melakukan lobi-lobi ke kementerian untuk mendapatkan anggaran pembangunan di Anambas

“Saya bersama bapak Wan Zuhendra terus menerobos ke kementrian untuk mendapatkan anggaran pembangunan untuk Anambas. Dengan masa jabatan berkisar 3 tahun lebih kami berupaya semaksimal mungkin untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas, “tambahnya.

Di Tempat terpisah, Kadis Kominfotik Anambas merincu tim Telkom terdirin sebanyak 7 orang. Tim Telkom Pusat didampingi  Kepala Kantel Telkom Tarempa, pihak Diskominfotik Anambas, Camat Jemaja dan Kades Matak.

“Mencari kordinat yang dimapping oleh tim untuk meninjau lokasi. Nantinya hasil dari peninjauan lokasi tersebut akan dibuat dokumennya dan akan dilaporkan ke Telkom untuk tahapan lebih lanjut, “ujar Kadis Kominfotik Anambas.

Kadis Kominfo menjelaskan pembangunan pegelaran kabel oftik bawah laut ini butuh tahapan yang panjang, karena banyak proses yang harus dilalui seperti prizinan, pemesanan kabel, pegelaran dan tahapan lainnya, intinya nantinya tergelarnya kabel optik bawah laut ini tentunya akan mengatasi kesenjangan digital,mempercepat trasformasi digital dan upaya pemerintah daerah dalam pemerataan akses telekomunikasi di wilayah kab.kepulauan anambas dapat terwujud

Dan tentunya dalam upaya mewujudkan Anambas merdeka sinyal dalam percepatan pemanfaatan banckbone palaparing barat  yg di bangun oleh BAKTI-Kemenkominfo Repunlik Indonesia.

Kadis Kominfotik KKA juga  menjelaskan, selain survey kabel bawah laut yang akan dibangun Telkom, akan ada 2 titik lokasi penambahan tower BTS reguler yang akan dibangun oleh Telkomsel yaitu di Desa Teluk Sunting Kecamatan Siantan Tengah yang sinyalnya akan menjangkau Desa Teluk Siantan, Dusun Muntai dan sebagian Desa Langir.

Sedangkan titik lokasi yant ke 2 akan dibangun di Desa Ladan dalam peningkatan perluasan layanan sinyal 4G Telkomsel.

“Dimana  kita ketahui sebelumnya juga telkomsel sudah selesai membangun BTS sinyal 4G di Kecamatan Siantan Utara dan di desa Batu Belah Kecamatan Siantan Timur yang awal tahun on air dan sudah dirasakan layanannya oleh masyarakat,”sebutnya.

Kadis kominfotik KKA juga menjelaskan loby-loby yang dilakukan kepala daerah beserta wakilnya tersebut, Anambas juga akan mendapat bantuan  program tower BTS sinyal 4G yang akan dibangun oleh Kementrian Kominfo dalam program USO tower BTS perbatasan sebanyak 12 titik lokasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Diantaranya 5 lokasi berada di Pulau Jemaja dan 7 lokasi tersebar di Kecamatan Siantan Selatan, Siantan Timur, Siantan Utara, Siantan Tengah.

Dimana pelaksanaan tersebut akan dibangun tahun 2021. “Kita  lagi menunggu jadwal tim survey dari BAKTI-Kemenkominfo turun untuk memastikan titik lokasi yang sudah diusulkan dan sudah dibahas, “ungkapnya. (ropi)

Loading...
Loading...