Senin | 17 Mei 2021 |
×

Pencarian

KEPRI

Implementasi Perpres Nomor 42 Tahun 2020, Hipmi Kepri Minta Setiap BPC Hipmi Menilai PTSP Kabupaten/Kota

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Belum lama ini, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa investasi merupakan salah satu instrumen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 30 persen.

Menurut Bahlil, lapangan pekerjaan merupakan salah satu faktor penentu dalam mendorong sektor konsumsi dan bermuara pada investasi.

Loading...

“Dalam rangka percepatan investasi, BKPM membangun satu strategi bahwa kita harus menjemput bola serta strategi percepatan untuk memberikan perizinan berusaha. Pengusaha tidak boleh mengatur negara, negara yang mengatur pengusaha, tetapi negara tidak boleh semena-mena karena pengusaha ini adalah pahlawan yang menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan negara,” jelasnya.

Menyikapi pernyataan itu, Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Cipta Kerja terkait bagaimana investor asing dapat bekerja sama dengan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Dikatakannya, hal ini menjadi energi baru bagi peningkatan pengusaha yang ada di daerah maupun nasional. Jangan sampai pengusaha asing mempunyai kekuatan ekonomi yang hebat di Indonesia karena memiliki seluruh fasilitas dari hulu sampai dengan hilir.

“Kita tidak menolak asing. Kita sangat menerima investor-investor dari asing, hanya kita meminta adanya intervensi dari pemerintah, khususnya BKPM agar kerja sama dengan pengusaha nasional dan pengusaha daerah, sehingga bersinergi dan saling bercengkraman bersama-sama untuk menuju ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi, “katanya.

Loading...

Sementara itu, Ketua Hipmi Kepri Huzeir Zul berharap PTSP di setiap daerah dapat meningkatkan pelayanan dalam pengurusan perizinan yang lebih cepat dan mudah.

Sehingga sambungnya mampu meningkatkan daya saing pengusaha lokal dgn pengusaha asing. Tidak ada lagi perizinan yang berbelit-belit dan butuh waktu yang lama. 

“Apalagi untuk teman-teman pengusaha pemula yang memiliki banyak keterbatasan disegala aspek, “ujar Ketum Hipmi Kepri,  Huzeir Zul.

Dikatakan Huzeir, HIPMI di setiap tingkatan sebaiknya menilai dinas PTSP-nya masing masing. Dan BPD Hipmi Kepri tentu menilai PTSP provinsi. “Begitu juga  Hipmi di tingkat BPC Hipmi di kabupaten/kota juga menilai kinerja PTSP di kabupaten dan kota masing-masing wilayah.(*)

Loading...
Loading...