Jumat | 25 Juni 2021 |
×

Pencarian

ANAMBAS

Oknum Koordinator TPP-Kemendes di Anambas Dituding Tunda Gaji Anggota Aktif

Ilustrasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Di tengah masa pandemi dan jelang lebaran, biaya yang dikeluarkan cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan. Termasuk amggota Tenaga Pendamping Profesional, Kementerian Desa (TPP-Kemendes) di wilayah Anambas.

Seperti yang dialami salah seorang anggota TPP Kemendes Anambas, Ropi. Ia mengaku, gaji terpaksa ditunda dengan alasan yang tidak jelas.

Namun Ropi pernah menghubungi oknum Koordinator TPP-Kemendes, IB. IB beralasan gajinya ditunda karena keterlambatan mengirim laporan sesuai yang menjadi tugas Ropi.

“IB dengan sengaja merekomendasikan penundaan gaji kepada saya yang masih aktif dengan dalih keterlambatan pengiriman laporan tanpa mengklarifikasi terlebih dahulu kepada saya, “tuding Ropi dengan nada mengeluh.

Ropi pun mengeluhkan sikap yang kurang terpuji dari IB tersebut. Ia tidak menyangka, penundaan gajinya tanpa terlebih dahulu dikonfirmasi. “Ujuk-ujuk, IB sudah ke luar daerah, “keluhnya.

Kembali disampaikan Ropi, hal tersebut sangat melukai hati dan perasaannya selaku pekerja dan seorang bawahan yang dinaungi TPP- Kemendes.

“Saya sangat kecewa atas sikap Iwan, jangankan pemberian THR,  gaji yang diharapkan untuk lebaran nanti justru ditunda hingga lebaran usai, “ucap Ropi Jumat,  7 Mei 2021 melalui saluran telepon.

Ditanya soal keterlambatan mengirim laporan, Ropi yang ditugaskan di Desa Teluk Siantan dan Desa Lidi Siantan Tengah itu mengakuinya.

“Memang terlambat, karna beberapa waktu lalu saya pulang ke Jemaja dengan maksud buka puasa bersama keluarga, “kisahnya.

Kemudian tambahnya sehari setibanya di rumah Ia mengalami gejala demam panas yang mengarah terpapar Covid -19. “Merasa cemas akan gejala yang sedang mewabah, oleh keluarga diminta untuk melakukan karantina secara mandiri di rumah. Makanya saya terlambat mengirim laporan yang menjadi tugas setiap bulannya, “cerita Ropi.

Guna klarifikasi keluhan Ropi ini, awak media ini menghubungi IB melalui saluran telepon, namun tidak aktif. Begitu juga hingga berita ini ditayangkan, IB belum membaca pesan yang disampaikan melalui Chat WA. (red)