Selasa | 28 Juni 2022 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

234 JCH Tanjungpinang Batal Berangkat ke Tanah Suci

H Sunarjo, Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Tanjungpinang. Foto-Istimewa.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Covid-19 yang menyebabkan 234 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Tanjungpinang batal berangkat ke tanah suci di 2021.

“234 JCH itu yang sudah terdaftar, dan sudah lunas di tahun 2020. Kalau tahun 2021 ini, belum ada dan belum keluar,” kata H Sunarjo, Penyelenggara Haji dan UMRAH Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang kepada mediakepri.co.id, Sabtu 5 Juni 2021.

Pembatalan keberangkatan JCH asal Kota Tanjungpinang, kata H Sunarjo, karena Kementerian Agama Republik Indonesia sudah mengumumkan kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

Pembatalan keberangkatan JCH di Indonesia termasuk JCH asal Kota Tanjungpinang tidak baru pertama kali ini. Tapi, sudah yang kali kedua JCH batal berangkat ke tanah suci untuk  menunaikan ibadah haji, terhitung  2020 lalu.

“Indonesia lebih memilih dan menjaga masyarakatnya dari penyeberan Covid-19,” sebut dia.

Sebelumnya Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, kesehatan, dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.

Menurut Yaqut Cholil Qoumas, agama mengajarkan, bahwa menjaga jiwa adalah kewajiban yang harus diutamakan. Undang-Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah juga memberikan amanah kepada pemerintah untuk melaksanakan tugas perlindungan.

Faktor kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah menjadi faktor utama. “Ini semua menjadi dasar pertimbangan dalam menetapkan kebijakan. Apalagi, tahun ini juga ada penyebaran varian baru Covid-19 yang berkembang di sejumlah negara,” jelas dia. (dri)