Senin | 04 Juli 2022 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

Insentif Nakes Covid-19 Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pihak RSUD RAT Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang Timur – Pihak manajemen RSUD Raja Ahmad Talib mengklrafikasi terkait keterlambatan pembayaran insentif Nakes yang melayani penanganan pasien Covid-19.

Melalui pesan WhatApss, Kasubbag Informasi & Pemasaran RSUD RAT Provinsi Kepri, Susanti menyampaikan surat klarifikasi kepada mediakepri.co.id, Rabu 16 Juni 2021.

Berikut penjelasan pihak RSUD RAT Kepri :

Poin pertama, insentif Covid-19 tahun 2020 bersumber dari APBN yang dialokasikan pada kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.

Poin kedua, sesuai PMK No.17/PMK.07/2021 tanggal 16 Februari 2021 menyatakan insentif Nakes dianggarkan di APBD masing-masing daerah.

Poin ketiga, pada Maret 2020, insentif covid 19 di anggarkan dari APBD ketika daerah-daerah lain belum mengalokasikan RSUD Raja Ahmad Tabib sudah membayar Maret – Mei 2020.

Poin ke empat, kemudian keluar Permenkes tentang insentif covid 19 ,dimana beban 5. anggaran berpindah ke anggaran BOK yang bersumber dari APBN Juni-September 2020. Insentif Oktober-Desember 2020 anggaran BOK tidak cukup untuk membayar insentif dan dicatat sebagai hutang.

Poin enam, karena tidak dianggarkan dari awal APBD 2021 maka diperlukan proses administrasi yang sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Poin tujuh, tanggal 15 Juni 2021 anggaran insentif Nakes Covid-19 telah masuk ke rekening bendahara RSUD RAT, dan tanggal 16 Juni 2021 dilaksanakan proses pembayaran Insentif. (dri)