Rabu | 28 Juli 2021 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

Kemenkes Tak Cukup Dana, Dibayar APBD Pemprov Kepri

H.A Yusmanedi, Direktur RSUD RAT Provinsi Kepri. Foto Andri.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang Timur – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri telah membayar dana insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) Covid-19 sebesar Rp3 miliar pada Rabu 16 Juni 2021.

Uang tersebut diperuntuhkan untuk 160 Nakes yang bertugas di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri. Baik itu Nakes Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, seperti dokter dan perawat.

Pembayaran insentif Covid-19 Nakes untuk tiga bulan di 2020, terhitung Oktober, November dan Desember.

Ini dikarenakan adanya kekurangan anggaran di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk bayar Insentif Covid-19 pada Nakes.

“Bulan Mei sudah dialihkan dari Kemenkes ke Pemda. Jadi, menjadi tunggakan insentif Covid-19 yang dibebankan ke APBD untuk dibayar,” kata H.A. Yusmanedi, Direktur RSUD RAT Provinsi Kepri kepada mediakepri.co.id saat jumpa pers di RSUD RAT Provinsi Kepri, Jumat 18 Juni 2021.

Insentif Covid-19 dibayar pemerintah dengan sistem transfer. Artinya, uang insentif Covid-19 langsung masuk ke rekening Nakes yang sudah didaftarkan.

Sisa lima bulan, kata dia, pihaknya akan bayar setelah input data selesai dalam Minggu ini. Karena yang terima insentif Covid-19 di 2021 ini, adalah Nakes yang berkontak erat hingga tangani pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dirawat di RSUD RAT Provinsi Kepri.

“Saya kasih batas waktu Minggu ini selesai input data. Kalau lambat, kita hanya bayar dua bulan. Uangnya sudah ada,” terang dia. (dri)