Jumat | 25 Juni 2021 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

Wako Rahma Belum Lantik Kepala OPD yang Strategis di Masa Pandemi Covid-19

Pelantikan Riono sebagai Kepala DLH Kota Tanjungpinang serta pejabat setingkat eselon 3 dan 4 oleh Walikota Tanjungpinang Rahma, Kamis 10 Juni 2021.Foto istimewa

MEDIAKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Gelombang mutasi dan rotasi pejabat di lingkup Pemko Tanjunpinang sudah kali ketiga dilakukan sejak awal 2021 lalu. Hari Ini, Walikota Tanjungpinang Rahma  kembali  melantik sejumlah pejabat setingkat eselon 2, 3 dan 4.

Namun Rahma belum mengisi jabatan Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Padahal dua jabatan ini memiliki posisi strategis pada pandemi Covid-19.

Hari ini Walikota Tanjungpinang, Rahma melantik Riono sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, dan 3 pejabat setingkat eselon 3 dan 4 di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota Senggarang, Kamis 10 Juni 2021.

Sementara, selain Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan terdapat tiga Kepala  OPD lainnya yang masih ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis).

Zulhidayat sebagai Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Tamrin Dahlan sebagai Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta Endang sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3).

Dua jabatan strategis, dr Nugraheni Purwaningsih sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Mulia Wiwin sebagai Plt. Kepala Dinas Pendidikan.

Akademisi DR. Pauzi menyarankan  di tengah masa pandemi Covid-19 ini, Walikota Tanjungpinang semestinya memprioritaskan pengisian jabatan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan yang Definitif.

Jabatan Kadis Kesehatan katanya memiliki peran strategis dan penting untuk mempercepat penanganan Covid-19.

 “Salah satu dampak akibat pandemi ini yakni masalah proses pembelajaran dan pendidikan siswa  SD dan SMP. Maka Kepala Dinas Pendidikan yang definitif memilki peran penting dalam menangani persoalan-persoalan pendidikan, “ujarnya.

Jika sambungnya proses administrasi lelang jabatan dua jabatan itu sudah berada di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), sebaiknya Walikota Tanjungpinang menggesa dan jemput bola, agar rekomendasi secepatnya turun.

Dikonfirmasi mengenai kekosongan dua jabatan defitif itu, Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang, Raja Khairani mengatakan lelang jabatan sejumlah kepala OPD, termasuk Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan masih menunggu rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Masih menunggu rekomendasi KASN, “ujar Raja Khairani belum lama ini menjawab mediakepri.co.id. (*/dri)