Jumat | 01 Juli 2022 |
×

Pencarian

KEPRI

Juni 2021, IHK Kepri Deflasi 0,13 Persen

Sejumlah pengemudi ojek online mengantre di salah satu restoran siap saji di Kota Tanjungpinang. Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat, Indeks Harga Konsumen (IHK) dua kota di Provinsi Kepri menunjukkan angka deflasi 0,13 persen, ditunjukkan oleh turunnya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau serta kelompok transportasi.foto diskomimfo kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bukit Bestari – Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa pada Juni 2021 nilai Indeks Harga Konsumen IHK dua kota di Provinsi Kepri menunjukkan angka deflasi 0,13 persen

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Agus Sudibyo di Tanjungpinang, Jum’at 2 Juli 2021.

Dikatakan Agus, yangmana dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami deflasi sebesar 0,15 persen, dan Kota Tanjungpinang deflasi sebesar 0,02 persen.

“Deflasi terjadi karena penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,02 menjadi 104,88 pada Juni 2021,” ujar Agus.

Agus mengatakan Inflasi tahun kalender (Januari s.d Juni 2021) sebesar 0,19 persen.

“Inflasi tahun ke tahun (Juni 2021 terhadap Juni 2020) sebesar 1,52 persen,” tegas Agus.

Agus mengatakan deflasi yang terjadi di Kepulauan Riau karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,37 persen; dan kelompok transportasi sebesar 0,89 persen.

“Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,15 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,08 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,10 persen,  kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen, “rincinya.

Kemudian sambungnya kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,84 persen,  kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,06 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,47 persen.

Sementara itu, lanjut Agus kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan, yaitu: kelompok pendidikan.

Sumber : Diskominfo Provinsi Kepri