Minggu | 19 September 2021 |
×

Pencarian

PENDIDIKAN KESEHATAN

Begini Cara Mendapatkan Nomor Induk Berusaha untuk UMKM

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nomor Induk Berusaha (NIB) menjadi syarat UMKM untuk mendapat Banpres Poroduktif Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

Dalam proses daftar UMKM untuk menerima BLT Kemenkop UKM, Dinas Koperasi dan UKM setempat akan menanyakan atau meminta data mengenai Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan dan juga data NIB.

NIB bisa Anda peroleh dengan daftar di Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik alias Online Single Submission (OSS) melalui laman oss.go.id. Setelah daftar di OSS, Anda juga akan mendapat Izin untuk Mendirikan Usaha (IUMK).

Menukil dari web Kementerian Investasi, Selasa 17 Agustus 2021, NIB berbentuk 13 digit acak yang diberi pengaman dan disertai tandatangan elektronik.

Selain untuk pengajuan daftar BLT BPUM, NIB berguna sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir (API), dan hak akses kepabeanan.

Dengan mendaftar NIB, pelaku UMKM otomatis dapat mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.

Cara peroleh NIB

Simak, cara daftar di OSS untuk dapat NIB berikut ini:

  1. Akses web oss.go.id.
  2. Klik menu “Ajukan Perizinan Usaha Mikro dan Kecil”.
  3. Masukkan “Jenis Pelaku Usaha” pada kolom yang tersedia. Ada 2 pilihan yang bisa dipilih sesuai status usahamu, yakni orang perseorangan atau badan usaha.
  4. Masukkan NIK, nama, jenis kelamin, tanggal lahir, alamat, alamat email, nomor telepon, dan isi kode captcha, lalu klik daftar.
  5. Buka email yang telah kamu daftarkan ke sistem OSS untuk verifikasi.
  6. Klik tombol aktivasi pada email tersebut, kemudian login di laman web yang sama untuk melanjutkan. Username dan password untuk login akan tertera di email selanjutnya yang dikirim OSS.

Setelah berhasil daftar dan login, maka pelaku UMKM diarahkan untuk mendaftarkan usahanya. Berikut ini tata caranya.

  1. Klik mulai, kemudian isi data pribadi, NPWP, dan kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Jika belum punya NPWP, maka kamu bisa mengajukan NPWP di sistem yang sama.
  2. Kemudian isi data usaha. Klik tambah bidang usaha, lalu isi data-data yang diperlukan meliputi luas lahan usaha, alamat usaha, nama usaha, modal usaha, dan lain-lain.
  3. Isi data-data yang diperlukan. Jika sudah memulai usaha, status tempat usaha, isi omzet, perkiraan hasil penjualan per tahun, dan lain-lain. Kemudian isi sampai tahap akhir formulir elektronik.
  4. Jika usahamu berisiko rendah, maka kamu akan mendapat izin usaha beserta Nomor Induk Berusaha (NIB) saat itu juga yang bisa kamu gunakan untuk keperluan usahamu.