Senin | 20 September 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Jadi Sorotan, Ini Kronologi Lengkap Dokter Bakar Bengkel hingga Tewaskan Tiga Orang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tewaskan tiga orang, dokter bakar bengkel di Tangerang, Banten jadi sorotan.

Dokter berinisial MA (29) itu kini dalam pemeriksaan polisi.

Melansir dari detik.com, peristiwa yang menewaskan Satu keluarga pemilik bengkel, yaitu suami, istri dan anak itu terjadi pada Jumat, 6 Agustus 2021

Mereka adalah Edy Syahputra (66), Lilys Tasim (55), dan Lionardi Syahputra (34). Semetara dua anak Edy dan Lilys bernama Nando (20) dan Siska (22) berhasil selamat.

MA, yang merupakan pacar Lionardi, ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Kasus ini bermula dari kehamilan MA yang tidak direstui keluarga Lionardi hingga membuat sempat cek-cok dan nekat membakar bengkel dengan bensin yang dibawanya.

Menurut info, usai membakar bengkel, MA yang berada dilokasi ingin masuk ke dalam namun dicegah warga

“Warga amanin si cewek yang berontak pengin ke dalam, akhirnya dibawa menjauh. Dia pengin tahu cowoknya masih hidup apa nggak. Tapi, karena api gede, ya nggak bisa masuklah. Sudah banyak petugas juga,” cerita Ketua RT setempat, Syairun.

Selain itu, MA juga sempat dipukul dan diteriaki oleh korban selamat, Nando.

Usai Nando dan Siska berhasil diselamatkan, Nando menghampiri MA dan memukulnya sekali dan menuding MA sebagai dalang kebakaran bengkel.

“Waktu itu kan anaknya yang dua itu yang masih hidup, turun dari tangga. Yang bantuin kan pemadam pakai tangga. Habis turun, cewek itu ada di depan. Dia (Nando) nonjok, ‘Ini pelakunya yang bakar nih’. Anaknya yang cowok yang nonjok,” cerita Ketua RT setempat, Syairun.

Syairun menceritakan warga berhasil melerai keduanya. Korban selamat kemudian dilarikan ke rumah sakit lantaran drop saat kejadian.

“Anak dua-duanya itu, buru-buru dibawa ke rumah sakit karena udah ngedrop,” ucap Syairun.

Dokter Bakar Bengkel Diperiksa Kejiwaan.

Dan Polisi pun membawa MA ke RS Polri. Dokter itu akan menjalani pemeriksaan kejiwaan.

“Sekarang tersangka sedang diobservasi di RS Polri Kramat Jati,” ujar Kasubag Humas Polres Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim.

Terpisah, Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono mengatakan tujuan MA digiring ke RS Polri adalah untuk menjalani tes kejiwaan di sana.

“Tes kejiwaan,” ucap Zazali singkat.

Dokter Bakar Bengkel Terancam Hukuman Mati

Terkait kelakuannya, MA terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

MA terancam hukuman 20 tahun penjara hingga hukuman mati.

“Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun sampai hukuman mati,” Kasubag Humas Polres Kota Tangerang Kompol Abdul Rochim Rabu, 11 Agustus 2021. (***)