Minggu | 26 September 2021 |
×

Pencarian

TEKNOLOGI

Sebelum Melakukan Pencairan BPUM UMKM Rp1,2 Juta, Yuk Ikuti Langkah-langkah Berikut Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Jika pelaku usaha mikro dinyatakan terdaftar Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di link Eform BRI yakni eform.bri.co.id, ada enam hal yang harus diperhatikan sebelum lakukan pencairan bantuan tersebut di bank BRI.

Link Eform BRI yakni eform.bri.co.id sangat memudahkan para pelaku usaha untuk melakukan pengecekan apakah terdaftar lolos jadi penerima bantuan Rp1,2 juta atau tidak.

Selain melalui link Eform BRI (eform.bri.co.id) ini, biasanya setiap pelaku usaha mikro akan mendapatkan SMS, WA, atau telepon dari bank penyalur terkait pencairan BPUM Rp1,2 juta.

Nah dengan keberadaan link Eform BRI ini tentu mempermudah para pelaku usaha mikro untuk melakukan pengecekan.

Kemenkop UKM menerangkan jika pelaku UMKM yang dinyatakan lolos BPUM akan dihubungi pihak bank penyalur.

Namun, jika tidak kunjung mendapatkan SMS, pelaku usaha mikro dapat cek langsung melalui link eform.bri.co.id dengan cara cukup klik “BPUM” pada link tersebut, masukkan nomor KTP dan kode verifikasi, kemudian klik “proses inquiry”.

Jika dinyatakan tidak lolos, maka akan muncul keterangan “Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM.”

Namun pelaku usaha mikro yang dinyatakan lolos akan muncul keterangan bahwa, nomor eKTP, nama, serta nomor rekening terdaftar sebagai penerima BPUM.

Pada keterangan tersebut pelaku UMKM juga dihimbau untuk segera melakukan verifikasi data ke bank BRI untuk melakukan pencairan.

Sebelum melakukan mencairkan BPUM ke bank BRI, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

  1. Ambil nomor antrean di link Eform BRI (eform.bri.co.id)

Setelah dinyatakan terdaftar atau lolos di link eform.bri.co.id, maka pelaku UMKM akan diarahkan untuk mengisi form pengambilan nomor antrean.

Cukup mengisi data sesuai KTP, lokasi bank penyalur serta tanggal pencairan bantuan Rp1,2 juta, pelaku usaha mikro akan dapat nomor referensi untuk pencairan.

Hal ini tentu saja sangat mempermudah pelaku UMKM yang akan mencairkan BPUM tanpa antre panjang di bank BRI.

  1. Simpan kode referensi hasil ambil nomor antrean di link Efom BRI

Hal tersebut sesuai instrruksi dari Kemenkop UKM dalam unggahan akun Instagramnya, 29 Juli 2021 lalu, “Ingat! Nomor referensi WAJIB untuk disimpan.”

  1. Datang ke bank BRI sesuai jadwal yang telah dipilih

Setelah memperoleh kode referensi, pelaku UMKM dapat mendatangi bank BRI sesuai lokasi dan jadwal yang telah ditentukan.

  1. Bawa KTP asli dan fotokopi

KTP asli dan fotokopi merupakan berkas penting yang harus dibawa sebagai syarat pencairan BPUM.

  1. Bawa buku rekening dan ATM jika diperlukan

Jika diperlukan pelaku UMKM dapat membawa buku rekening dan ATM BRI, namun jika tidak memiliki rekening di bank BRI, pihak bank akan membuatkan rekening baru untuk pencairan.

Hal tersebut juga dapat terjadi jika pelaku UMKM tidak merasa memiliki nomor rekening yang tertera di link eform.bri.co.id.

  1. Isi SPTJM yang disediakan pihak bank BRI

Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) akan disediakan bank BRI untuk kemudian diisi oleh pelaku UMKM yang terdaftar sebagai penerima.

Bantuan senilai Rp1,2 juta dari program BPUM Kemenkop UKM akan cair ke rekening pelaku UMKM jika berkas sudah selesai diverifikasi oleh bank BRI. (***)